Gili Meno: Menyendiri dan Menjauh Dari Keramaian. Ah Tenangnya!

6:07:00 AM

gili meno

Jangan ke Gili Trawangan aja kalau pergi ke Lombok, sempetin deh ke Gili Meno. Sensasi dan rasanya beda banget sama Gili Trawangan. Kalau di Gili Meno ini suasananya cenderung lebih sepi, tenang, dan cocok buat merileksasikan pikiran, nah kalau di Gili Trawangan jauh lebih ramai, berisik, dan emang cocok buat yang mau pesta atau bersenang-senang.

Tiketnya murah kok kalau nyebrang dari Pelabuhan Bangsal pakai public boat, cuma 14.000 Rupiah aja. Tapi emang sih jadwal kapalnya nggak sebanyak ke Gili Trawangan, kalau nggak salah ada 2x perjalanan kapal (pagi & malam) dalam sehari dari Pelabuhan Bangsal ke Gili Meno/sebaliknya. Nah ada yang berbeda juga nih, kalau naik kapal ke Gili Trawangan isinya banyak wisatawan lokal atau asing, tapi nggak ketika naik kapal ke Gili Meno karena penumpangnya lebih banyak warga pulau sana. Kalau di kapal ke Gili Trawangan mungkin kamu akan berdesakan dengan koper-koper besar, alat snorkeling/diving, tapi kalau di kapal menuju Gili Meno kamu akan berdesakan dengan belanjaan pasar, mulai dari telur, sayur-sayuran, buah-buahan, beras, sampai tanaman. Haha… seruuu!!

Perjalanan laut naik public boat dari Pelabuhan Bangsal ke Gili Meno makan waktu sekitar 30-45 menitan lah, nggak lama-lama banget kok. Terlebih lagi kamu akan takjub ketika kapal akan mulai merapat, karena air laut disana benar-benar bening. Ah cantik pokoknya! 
pantai gili meno
airnya biru bangeeeet!
pulau meno
adeeem liatnya
sepinya gili meno
sepiiii....
ke gili meno
jalanan di Gili Meno
gili meno bebas polusi
bebas kendaraan bermotor!

Selain pantainya yang masih alami, suasana yang tenang, ada satu lagi daya tarik utama dari Gili Meno yaitu adanya danau air asin di tengah pulaunya. Saya pun penasaran dengan danau tersebut, yang membuat saya berjalan kaki menelusuri ke bagian dalam Gili Meno ini. Sebenernya kamu bisa naik dokar/delman untuk mengelilingi Gili Meno, tapi saya nggak tahu biayanya berapa. Berjalan kaki sendiri di siang hari melewati banyak rumah warga sembari mencari sebuah warung makan yang sekiranya murah sungguh mengasyikkan. Dari dermaga/pelabuhan Gili Meno sampai ke danau air asin membutuhkan waktu sekitar 15-20 menitan kalau berjalan kaki. Sesampainya di danau, kamu bisa langsung menelusuri sebuah jembatan kayu yang memang dibangun untuk para wisatawan yang datang. Danaunya benar-benar besar, namun sepertinya dangkal dan nggak terlalu dalam, sepertinya lhoo!! Di pinggir danau ini ditanami banyak pohon bakau yang tumbuh subur dan juga saya melihat ada beberapa orang yang sedang asyik mencari ikan di danau ini. Menarik!
menuju danau gili meno
jalan menuju ke arah danau
warga di gili meno
pemandangan yang akan ditemui di Gili Meno
danau gili meno
danaunya luas banget
danau di tengah gili meno
ada yang mancing!
Lalu, di Gili Meno juga terdapat sebuah penangkaran penyu yang terletak nggak jauh dari dermaga, tepatnya di belakang tulisan Gili Meno berwarna-warni. Nggak bayar kok kalau kamu cuma mau melihat-lihat dan sekedar ngobrol sama si bapak penjaganya disana. Di Gili Meno juga banyak penginapan pinggir pantai, restoran, sampai toko souvenir khas yang menjual barang-barang unik menurut saya. Bagi yang mau snorkeling atau diving, banyak banget yang nawarin paket tersebut, sayangnya saya nggak menanyakan berapa biayanya dan dimana saja spot-nya.
penangkaran penyu gili meno
penangkaran penyu di Gili Meno
penyu di gili meno
ih lucu-lucu anet!
oleh-oleh gili meno
toko souvenir unik-unik
toko souvenir gili meno
ini ada di arah menuju penangkaran penyu

Jadi, Gili Meno sangat cocok buat kamu yang menginginkan ketenangan dari hiruk pikuk ramainya aktivitas manusia. Gili Trawangan memang terkenal dan bagus, tapi Gili Meno jauh lebih bagus lagi karena masih belum banyak orang yang kesini apalagi bermalam disini.

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+