Gili Trawangan, Lombok: Bersantai di Pagi Hari, Hura-Hura di Malam Hari

January 18, 2016

gili trawangan di lombok
Pulau ini memang menjadi primadona wisatawan yang traveling ke Lombok. Siapa sih yang nggak kenal Gili Trawangan, pulau paling favorit dari 3 gugusan pulau cantik yang ada di Lombok (Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan). Gili Trawangan ini seakan menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang datang ke Lombok dan juga sekaligus menjadi pulau paling ramai dari kedua pulau lainnya (Meno dan Air).

Buat nyebrang ke Gili Trawangan gampang banget, pergi aja ke Pelabuhan Bangsal, paling enak sih pagi-pagi nyebrangnya. Beli tiket di loket seharga 14.000 dan ada pembedaan warna dari masing-masing tiketnya. Setiap warna punya tujuan yang berbeda-beda, misalnya ke Gili Air, Gili Meno, dan Trawangan. Perjalanan laut dari Pelabuhan Bangsal sampai ke Gili Trawangan itu memakan waktu sekitar 30-45 menitan, tergantung ombaknya kenceng apa nggak. Kebetulan gue ke sana di tanggal 1 Januari jadinya pas kapal merapat gue melihat suasana pelabuhannya rame banget, tapi justru bikin seru dan semangat! Langsung excited gitu deh kegirangan sendiri (ya ampun miris ya ki solo traveling). Nggak kok! Kata siapa? Haha.. Sampai di Gili Trawangan sekitar jam 12 siang, ketika matahari lagi terik-teriknya. Gendong ransel yang super berat dan masih harus jalan kaki ke bagian tengah pulau untuk mencari letak penginepan gue (GiliKlapa Hostel). Nggak kuat cui, panas banget! Akhirnya buat menambah kadar gula di badan, mampir dulu deh beli es krim Gili Gelato rasa mangga raspberry yang endess bingit. Harus cobain!
suasana pelabuhan gili trawangan
rame banget di pelabuhannya, tapi justru seru, cuci mata! haha..
gili trawangan panas
siang-siang panas juga di sini, iya lah menurut ngana!
menuju tengah pulau trawangan
jalan kaki ke tengah pulau yang bikin badan kayak mandi sauna
suasana sore hari di gili trawangan
jalan kaki sore-sore di sini asyik banget, nggak kerasa capek. beneran deh!
Sepanjang jalan di Gili Trawangan ini banyak banget kafe, warung, restoran, toko souvenir, penyewaan alat snorkeling diving, sampai rental sepeda yang gue butuhkan saat itu. Gue menyewa sepeda di Gili Trawangan seharga 100.000 per hari, kok mahal? Yes, mahal emang karena sepeda yang gue pinjam adalah fat bike, sepeda dengan sepasang ban yang luar biasa besar dan berat kalau di gowes di atas pasir, tapi menantang banget! (*gaya lau ki!). Muterin keseluruhan bagian dari Gili Trawangan ini juga asyik banget, terutama di sore atau pagi hari. Di sore hari, gue muterin setengah pulau dengan berjalan kaki ke arah Hotel Ombak Sunset, karena di sanalah terdapat pemandangan matahari terbenam yang luar biasa indahnya. Nah di pagi hari, gue muterin setengah pulaunya lagi dengan bersepeda, kali ini ada di sisi pulau sebaliknya (daerah pelabuhan/dermaga), nunggu sunrise yang muncul dari balik bukit itu rasanya menenangkan pikiran banget.

fat bike gili trawangan
sepeda yang bannya raksasa! cocok sama yang bawa! 
Oh iya, gue kasih tau aja nih, suasana pagi dan malamnya itu beda banget. Kalau pagi di pulau ini beneran enak buat santai, jogging, sepedaan, berenang di pantainya, masih termasuk menenangkan dibandingkan pantai-pantai yang ada di Pulau Bali. Tapiiii, suasana-suasana itu akan berubah seketika saat malam hari, kehidupan glamour nan mewah bakalan terasa di seluruh penjuru Gili Trawangan. Selepas jam 6 sore, nyala dari gemerlap lampu-lampu kafe dan restoran di sini sepertinya ngajakin kita buat senang-senang. Suara musik dari kafe-kafe dan restorannya juga saling sahut-sahutan, [lagi-lagi] seolah ngajakin kita buat melupakan semua penat beban pikiran. Beneran asyik banget deh! Tapi emang sih rata-rata agak susah ya buat para backpacker (kayak gue) buat menikmati ke-glamouran itu semua, mahal-mahal cui harga makanannya.

sunrise di gili trawangan
pemandangan matahari terbitnya bikin tenang pikiran banget
sepedaan di gili trawangan
sepedaan pagi hari asyik banget, seru seru!
suasana pagi hari di gili trawangan
suasana pagi hari di Gili Trawangan 
spot foto ombak sunset
spot paling favorit, mau foto aja ngantri 
pemandangan sunset-nya cantik banget!
menjelang malam, suasananya mulai berubah 
kafe di gili trawangan
banyak kafe-kafe kece di sini
Eitsss…tapi jangan bersedih kak! Di Gili Trawangan, kita para “backpacker” masih tetap bisa bersenang-senang dan happy karena tetap bisa makan murah. Dimana yey? Yap, buat yang mau makan murah di Gili Trawangan pas malam hari, lokasinya ada di Pasar Malam Trawangan (Trawangan Night Market). Seru banget di sini! Gue sempet bingung mau makan apaan, karena di sini semuanya ada mulai dari seafood, sate, martabak, nasi goreng, sampai makanan rumahan. Akhirnya gue pilih masakan rumahan, pakai ayam, mi goreng, sama sayuran yang cuma habis sekitar 25.000 Rupiah aja, murah!

pasar malam gili trawangan
asik lo suasananya di pasar malem ini (maaf blur)
makan murah di gili trawangan
banyak bule juga yang mau makan murah
Ah, intinya Gili Trawangan punya kesan tersendiri buat gue. Saran terbaiknya sih, jangan cuma mampir aja, pagi hari datang sorenya udah pulang. Cobain deh buat menginap semalam di Gili Trawangan dan rasakan suasana malamnya. 

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK