Air Terjun Tiu Kelep & Sendang Gile, Senaru: Ah, Seandainya Nggak Hujan dan Nggak Kesorean

Februari 01, 2016



Air terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile ini menjadi air terjun dengan rute terjauh tapi juga sekaligus menjadi air terjun paling indah yang pernah gue datangi. Letaknya berada di kaki Gunung Rinjani yang masih merupakan Kawasan Senaru, jadi suhu udaranya lumayan dingin (ya walaupun nggak dingin-dingin amat sih, sejuk lah). Butuh waktu sekitar 1.5 - 2 jam perjalanan dari Pelabuhan Bangsal naik motor. Berarti misalkan lo berangkat dari Pantai Senggigi tinggal tambahin setengah jam aja dan jika berangkat dari Kota Mataram lo tambahin waktu sekitar 45 menit.

Masuk ke lokasi wisata Air Terjun Tiu Kelep & Sendang Gile setiap orangnya harus membayar 5.000 Rupiah untuk biaya retribusi, murah! Nah, air terjun pertama yang paling dekat dengan gerbang masuk adalah Air Terjun Sendang Gile. Menurut gue, air terjunnya biasa aja dan terlalu komersial, dalam artian terlalu banyak wisatawan di sana dan menjadi arena piknik keluarga. Hmmm.. bagus, tapi biasa aja nggak ada yang spesial dan menarik (mungkin karena terlalu dan saking ramainya wisatawan kali ya, jadinya mengurangi keindahan dari air terjun itu sendiri). Nggak lama di berada di Air Terjun Sendang Gile, gue lanjut mengikuti petunjuk arah untuk menuju Air Terjun Tiu Kelep. Sebenernya gue agak deg-degan takut karena langitnya udah gelap dan nggak banyak orang yang melanjutkan buat ke Air Terjun Tiu Kelep ini. Tapi gue mikir lagi, udah jauh-jauh sampai sini masa iya nggak ke Air Terjun Tiu Kelep yang (katanya) indah itu. Oke, dengan semangat 45 gue melanjutkan jalan ke Air Terjun Tiu Kelep dan bener aja saat itu cuma gue sendiri yang berani lanjut ke sana.

sendang gile senaru
nah ini Air Terjun Sendang Gile-nya
sendang gile waterfall
ini rame banget sama pengunjung karena jalur trekking-nya deket
Gini, gue jelasin ya kenapa gue bilang rutenya lumayan jauh buat menuju ke Air Terjun Tiu Kelep ini. Pertama, lo bakal jalan kaki menyusuri aliran air sungai yang super bening di sana sampai ke ujung salurannya. Kedua, lo harus menaiki tangga yang lumayan curam dan tinggi (ini beneran tinggi njir tangganya). Ketiga, masih harus lanjut berhati-hati jalan kaki karena lo lagi berada di atas saluran air yang di kanan kirinya adalah jurang. Keempat, buat menyebrangi sungai jangan harap ada jembatan, jadinya harus nyebur ke sungai yang aliran airnya lumayan deres dan dingin! Suer deh itu harus bener nyebur ke dalam sungai dan harus pelan-pelan karena licin (eh gue juga mau jatuh). Tantangan belum kelar, terakhir kita harus melewati jalur sempit berbatu yang tanahnya licin banget. (gue salah kostum, gue salah kostum) ke sini pakai kolor pendek ya, jangan kayak gue malah pakai celana jeans, jadinya susah banget buat naik turun bebatuan di sana.

Tapi kesusahpayahan itu semua bakal terbayarkan dengan rasa kagum yang nggak henti-hentinya ketika melihat langsung Air Terjun Tiu Kelep ini (suer deh beneran bagus banget air terjunnya). Eh baru aja sebentar menikmati pemandangan air terjun, bresssss……… hujan deres turun nggak pakai basa-basi. Untungnya gue udah siap senjata, payuuuuung……. jas hujaaaaan……!!! Berubah, ranger merah! Di saat yang lain panik kehujanan karena nggak ada tempat berteduh, gue dengan antengnya masih berdiri di tengah-tengah aliran sungai. Pas hujan deres saat itu cuma satu yang gue pikirin, kamera! Apesnya, gue baru inget kalau gue belum ambil gambar air terjunnya, saking terkagum-kagumnya pas pertama kali sampai di sini. Dengan keribetan setengah mati, gue mencoba mengambil kamera dari dalam tas, xiaomi yi dan DSLR. Cekrak-cekrek seadanya, yang penting gue udah dapetin gambarnya. Okelah, suasana udah makin gelap dan sepi, daripada gue diculik penghuni hutan sini, mending gue ikutan cabut pulang.

tiu kelep senaru lombok
nah ini dia nih yang namanya Air Terjun Tiu Kelep
tiu kelep waterfall
indah banget pokoknya
Pas jalan kaki pulang gue harus beberapa kali istirahat (capek banget beneran). Nah pas udah mau sampai ke pertigaan yang menuju Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep, gue berpapasan dengan keluarga yang membawa anak dan kakek nenek. Gue mencoba memberitahukan kepada mereka bahwa jalurnya lumayan jauh dan ekstrem, apalagi gerimis dan cuaca semakin gelap. Mereka berterimakasih, tapi gue nggak tau mereka lanjut apa puter balik. Bukannya gue mau menyurutkan niat mereka pergi ke Air Terjun Tiu Kelep, tapi gue hanya mencoba memberitahu aja daripada nantinya mereka kaget kalau tahu bahwa rutenya benar-benar jauh. Jadi kesimpulannya, Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep ini worth it buat dikunjungi pas lo lagi di Lombok.

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners