Pantai Selong Belanak, Lombok: Jauhnya Perjalanan Dibayar Dengan Bertemu Orang-Orang Baik Di Sini

February 02, 2016

pantai selong belanak
Butuh waktu sekitar 1 – 1.5 jam perjalanan dari Kota Mataram ke Pantai Selong Belanak dengan rute yang berkelak-kelok. Gue sampai di Pantai Selong Belanak sekitar jam 10 pagi dengan suasana yang ternyata udah rame dan banyak warung pinggir pantainya yang baru siap-siap mau buka. Gue yang masih pakai celana jeans saat itu mencari dimana letak kamar mandi umum berada, tapi ternyata kamar mandinya masih di kunci (lah kamar mandi di kunci cui!). Bzzzz.

Akhirnya gue melihat ada satu warung yang sudah buka dan membeli minuman di sana, alibinya adalah gue bisa meminjam kamar mandinya untuk ganti celana. Eh ternyata si pemilik namanya Mas Jack yang baik banget, nyuruh gue masuk ke dalem warungnya aja buat ganti. Mulai dari situlah gue sempet ngobrol sebentar dengan mas Jack ini, gue mau diajarin surfing gratis kalau mau katanya. Waaaaaa, pengen banget sih gue sebenernya, cuma mungkin di lain waktu kali ya mas. Hampir setengah jam gue ngobrol dengan si mas Jack di warungnya sampai agak ngantuk karena semilirnya angin di Pantai Selong Belanak ini. Okeh, gue akhirnya izin pamit pergi buat jalan-jalan di pantai.
pantai selong belanak lombok
udah banyak pengunjungnya, tapi kamar mandi umumnya masih di kunci, aneh!
pantai selong belanak ntb
yaudah deh neduh di salah satu warung di sini aja
selong belanak ntb
nih menu di warungnya Mas Jack
Jadi, Pantai Selong Belanak ini adalah pantai pasir putih yang dikelilingin bukit-bukit hijau di sekitarnya. Matahari terik yang menyinari air laut saat itu bikin warna airnya jadi warna biru yang cerah banget, tapi sayangnya posisi kita di pantai adalah datar (dalam artian hampir sejajar sama dengan permukaan air lautnya). Jadi bikin nggak terlalu spesial pas ngelihatnya, mungkin jadi lebih spesial ketika melihat pantai ini ada dataran yang lebih tinggi, ah pasti bagus banget. Nah, pas lagi asik-asiknya jalan, gue ngeliat ada segerombolan anak-anak yang bawa ember. Gue samperinlah mereka dan bertanya mencari apa, ternyata mereka lagi nyari kerang atau keong apalah itu, gue lupa namanya. Gue sempet kepo dan ngikutin jauh si adek-adeknya buat tau gimana cara ngambil kerangnya, yang ternyata caranya adalah dengan menyemprotkan air garam yang udah ditaruh di botol-botol mereka sendiri. Nantinya kerang panjang, kerang aneh, bakalan keluar sendiri dari lubang-lubang yang ada di pasir pantai di sini. kok bisa sih!
selong belanak beach
nah ini dia keindahan pantainya, ngerti kan maksud gue permukaan air laut sama daratannya sejajar?
selong belanak beach lombok
ini weekend dan pagi-pagi di sini udah rame pengunjung
selong belanak beach lombok indonesia
ada bukit di tengah laut, cakep!
selong belanak beach lombok ntb
ecieeee....ihiiiirr..
pantai selong belanak ntb
satu...dua...tiga...*cekrek*
Nah, kelar kepoin si adek-adeknya gue pun duduk-duduk santai di pinggiran Pantai Selong Belanak ini. Tiba-tiba ada seseorang berambut reggae nyamperin gue, pertama gue agak kaget dan takut sih sebenernya. Tapi ternyata gue salah menilai orang, ternyata si bapak yang dengan ramahnya ngajak gue ngobrol dan bahkan si bapak memberikan nasihat kalau gue harus berhati-hati ketika traveling di sekitaran Pantai Selong Belanak ini. Katanya di kawasan Pantai Selong Belanak ini masih rawan pencurian barang-barang yang dibawa wisatawan. Nggak lama si bapak pamit pergi untuk melanjutkan kegiatannya yang ternyata seorang karyawan dari salah satu kafe di Pantai Selong Belanak ini. Thanks ya pak!


Jadi, Pantai Selong Belanak ini termasuk pantai cantik yang berada di Pulau Lombok. Walaupun jaraknya nggak deket dari Kota Mataram, tapi ketika sudah sampai di sini semua lelah itu bakalan terbayarkan. Tapi saran terbaik dari gue selama bepergian ke pantai dan saran juga dari si bapak reggae tadi kalau pergi ke Pantai Selong Belanak ini pulangnya jangan sampai kemaleman atau pulang pas hari sudah gelap. Terlalu beresiko dan rawan dengan orang-orang tidak bertanggung jawab. 
Happy traveling and keep safety, gaes!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK