Tawar Menawar Sengit Mendapatkan Mutiara di Sekarbela, Kota Mataram, Lombok

Februari 05, 2016


Beli mutiara Lombok asli di mana?
Beli mutiara murah di Lombok di mana?

Sekarbela jawabannya! Apaan Sekarbela? Jadi, Sekarbela ini adalah nama dari sebuah wilayah atau desa yang ada di Kota Mataram. Desa ini terkenal sebagai sentra pengrajin dan penjual Mutiara dari zaman dulu di Lombok. Jadi di sepanjang jalan ini dan bahkan masuk ke dalam gang-gang kecilnya, lo bakalan menemukan banyak banget toko penjual mutiara khas Lombok (kalau di Jogja mirip kawasan Kasongan yang menjual guci-guci tanah liat).

Gue meluncur ke Sekarbela sekitar jam 4 sore dan sampai di lokasinya malah kebingungan mau mendatangi toko yang mana. Oke, gue masuk ke salah satu toko mutiara di Sekarbela (gue lupa nama tokonya). Di toko pertama ini gue tawar menawar lumayan sengit sama penjualnya, untuk mutiara kualitas super si penjual minta harga 800.000 untuk kalung 2 putaran dan 450.000 untuk yang 1 putaran. Itu yang kualitas super air tawar, ada lagi yang kualitas biasa (dibawah super) harganya 100.000 1 putarannya. Nah apa bedanya mutiara kualitas super dengan yang biasa? Perbedaannya bisa dilihat dari kasat mata, kalau yang super bentuk dan polesan mutiaranya bulat sempurna (90-95%), tapi kalau yang kualitas biasa bentuk bulatnya nih nggak rapi (60-65%) dan polesannya masih terlihat garis-garis di sekeliling mutiaranya. Kalau di pakai di leher bakalan kelihatan jelas sih menurut gue mana yang kualitas super dan yang biasa aja (eh btw ini gue beli buat nyokap).

muatiara sekarbela lombok
berhenti di salah satu toko mutiara di Sekarbela
muatiara sekarbela lombok ntb
dipilih dipilih...
muatiara lombok sekarbela
mahal juga ya harga mutiara
Balik lagi ke pertarungan sengit tawar menawar kalung mutiara ini, gue tawar setengah harganya untuk kalung yang 2 putaran menjadi 400.000, tapi si penjual tetep ngotot kalau harganya mentok di 700.000. Hampir setengah jam di toko pertama dan daripada hasilnya nihil gue pun pergi dari toko itu. Oke toko pertama gagal dan mencari lagi toko mutiara lainnya dan berhentilah di salah satu toko yang nggak sebesar toko pertama. Di toko ini gue langsung di sambut seorang Ibu dan Bapak yang ternyata pemilik dari toko ini. Nah di sini harganya jauh lebih miring, karena kalung mutiara kualitas super untuk 1 putarannya dihargai 300.000 dan gue pun spontan meyebut 400.000 buat 2 putaran. Pertama sih Ibunya bilang mentok di 500.000, tapi gue masih kekeh di 400.000 untuk 2 putaran.

Sebelum deal terjadi, gue dijelaskan bahwa ada 3 pilihan kalung mutiara dengan jenis dan kualitas yang sama. Gue pun di suruh memilih yang dipandu oleh salah satu pegawainya, lhaaaa…. mana gue ngerti (di mata gue ketiga kalung yang gue lihat itu terasa sama aja). Ya gue bilang aja ke si mbaknya;

“nah, mbak kan cewek nih, pasti tau dong mana yang bagus dari ketiga kalung ini?”
“yang ini mas (nyodorin salah satu kalung ke gue)”
gue pun penasaran dong kenapa doi memilih yang itu….
“kenapa mbak pilih yang ini?”
“kalau yang ini kilaunya lebih bagus dari yang lain mas”

Gue jejerin lagi 3 kalung mutiara tadi (mana beda kilauuuunyaaaa, sama ajaaaa!!), dasar lelaki. Ah nggak ngerti lah gue yang beginian, iya aja apa kata perempuan. Okelah setelah dipilih yang bagus, gue masih kekeh di harga 400.000 untuk kalung 2 putaran ini. Sampai kemudian si Ibu Haji mengambil alih dan si Ibu bisik-bisik ke si Bapak, akhirnya gue pun diberi harga 400.000 untuk kalung mutiara 2 putaran kualitas super ini. Aaaaaaah…. senang sekaliiii…..!! Thanks ya pak, bu! Semoga laris tokonya! Hehe…

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK