Tips dan Trik Packing Simpel ala Pejuang Backpacker 7kg

June 01, 2016

Packing menjadi hal yang gampang-gampang susah bagi sebagian orang. Ada yang melakukannya dengan cuek dan ada pula yang melakukannya dengan seteliti mungkin. Ya, disini saya akan coba memberikan saran mengenai barang-barang apa saja yang sebaiknya dibawa dan sebaiknya tidak perlu dibawa bagi mereka yang akan bepergian ke luar negeri tanpa membeli bagasi. Yang berarti kamu hanya punya jatah sekitar 7kg barang bawaan untuk bisa masuk dan lolos ke dalam kabin pesawat, tanpa perlu kena denda di tempat karena kamu kelebihan beban.

Pertama, hal paling dasar yang perlu disiapkan untuk dibawa adalah pakaian (atasan, bawahan, dan dalaman). Catat terlebih dahulu berapa hari kamu akan pergi dan tinggal, catat kapan saja kamu seharusnya berganti pakaian. Disini saya ambil contoh jika kamu bepergian selama 3-4 hari, sebaiknya kamu hanya perlu membawa satu kaos tipis dan celana kolor pendek untuk berganti pakaian di malam hari (tidur malam). Untuk atasan kamu bisa membawa atasan-atasan yang menurut kamu ringan, untuk laki-laki tidak perlu membawa kaos dalam. Ada teknik melipat atasan yang mungkin sudah umum di kalangan backpacker dan banyak video tutorial yang bisa kamu lihat di YouTube mengenai cara pelipatan atasan yang simpel dan tidak memakan banyak tempat di tas kamu.


packing simpel
Sedangkan untuk bawahan, bawalah satu potong jeans panjang bersih (dicuci sebelum pergi) untuk 3-4 hari. Jika ingin membawa bawahan jeans pendek, itu pilihan optional yang tidak wajib kamu bawa. Saran terbaik setelah kamu kembali ke hotel, segeralah gantung jeans-mu dengan menyemprotkan sedikit parfum, maka jeans-mu akan siap kembali dipakai keesokan harinya tanpa bau.

Membawa jaket bagi saya adalah dilema ketika baru pertama kalinya pergi ke negara yang iklimnya sama-sama tropis. Saya berpikir dari rumah mengapa harus membawa jaket ke negara yang sama panasnya dengan Indonesia? Kapan saya menggunakannya? Sedangkan saya tidak berniat menyewa atau menggunakan kendaraan roda dua disana? Tetapi semua itu salah besar dan ini harus menjadi perhatian bagi siapapun yang bepergian ke luar negeri dengan penerbangan transit satu malam di sebuah bandara. Jaket benar-benar sangat dibutuhkan, karena suhu Air Conditioner di bandara akan semakin dingin ketika lepas tengah malam. Terlebih jika kamu tidak mendapatkan alas karpet untuk beristirahat semalam di bandara. Jadi jika kamu mempunyai penerbangan transit, saran saya sebaiknya bawalah jaket namun jangan dimasukkan ke dalam tas agar tidak membebani berat tas kamu saat pemeriksaan bagasi. Namun jika kamu mempunyai penerbangan langsung (direct flight) dan akan mengunjugi negara sama-sama tropis, saran saya tidak perlu membawa jaket.

Untuk dalaman seperti celana dalam, sebaiknya kamu membeli disposable underwear yang sudah banyak dijual di supermarket ataupun toko online. Harganya berkisar 25 – 30 ribu yang berisi 5 – 6 buah celana dalam sekali pakai. Mungkin bagi yang belum pernah menggunakannya akan sedikit ragu dan bertanya tentang kenyamanannya. Saya pun begitu, tetapi setelah mencoba menggunakannya, rasanya tidak ada bedanya seperti kita menggunakan celana dalam kain biasanya. Selain akan mengurangi sedikit beban tas, kita pun tidak perlu direpotkan membawa kembali celana dalam kotor saat pulang traveling.

disposable underwear
Hal kedua yang perlu dibawa adalah toiletries under 100ml. Semua penerbangan Internasional tidak mengizinkan penumpang membawa cairan lebih dari 100ml. Persiapkan mulai dari cairan parfum, sampo, sabun cair, lotion, odol, sunblock, dan keperluan cairan pribadimu lainnya. Banyak toko online yang menjual botol kemasan kosong 75 – 100ml atau kamu bisa membeli produk-produk tersebut dengan ukuran yang memang dibawah 100ml. Jika kamu merupakan tipe orang yang fleksibel dan tidak ketergantungan dengan merk produk perawatan yang sering kamu pakai, maka tinggalkanlah sabun, odol, sikat gigi, dan sampo. Karena jika kamu tinggal di hotel/guesthouse diatas 150 ribu, maka otomatis kamu akan mendapatkan semua toileteries tersebut disana.

Hal ketiga yang juga terbilang penting namun banyak orang yang mengabaikannya adalah fotokopi data/dokumen pribadi serta mencatat alamat/nomor-nomor penting. Fotokopilah paspor dan ktpmu dalam 2 lembar, lalu simpan di 2 tempat yang berbeda. Catatlah alamat dan nomor telepon Kedutaan Besar Indonesia di negara yang akan kamu kunjungi. Hal ini berguna ketika ada hal yang tidak kamu inginkan terjadi, misal kehilangan paspor asli atau dompet berisikan data diri kamu di negara orang lain. Kamu masih mempunyai fotokopi data paspor/ktp mu untuk melaporkannya ke Kedubes Indonesia di negara setempat.

Keempat, adalah bawalah obat-obatan yang menurut kamu penting dan dibutuhkan saat terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Obat-obatan simpel yang menurut saya wajib dibawa adalah obat pusing, obat diare, obat mabuk, obat masuk angin, dan berbagai macam obat-obatan pribadi penting lainnya. 

Poin kelima menjadi optional jika kamu tidak terlalu ribet membawa kamera DSLR beserta aksesorisnya. Jika kamu membawa kamera DSLR, sebaiknya tempatkanlah di tas khusus yang berbeda. Jangan menjadi satu dengan tas yang berisikan pakaian, selain dikarenakan agar lebih mudah mengambilnya, namun karena kita diizinkan untuk membawa 1 tas ransel/koper kecil dan 1 tas mini ke dalam kabin. Jadi kalau kita pandai mensiasati keadaan, maka keduanya akan lolos masuk ke dalam kabin, walaupun jika diberat total keduanya melebihi 7kg.

Hal terakhir adalah barang-barang yang menurut saya tidak penting dan tidak terlalu berguna untuk dibawa, seperti contohnya handuk, payung, colokan letter T, dan sandal. Handuk tidak perlu kita bawa dari rumah, karena semurah apapun penginapan yang akan kamu tinggali, pastilah mereka akan menyiapkan handuk untuk para tamunya (entah itu handuk besar ataupun handuk kecil). Payung juga tidak perlu kita bawa dari rumah, karena penginapanmu pun juga akan memberikan pinjaman payung gratis kepada para tamunya untuk bisa digunakan saat hujan turun. Colokan letter T pun juga tidak diperlukan. Wajar memang banyak orang Indonesia yang masih membawa cabang colokan letter T, karena ketakutan akan colokan listrik yang hanya ada satu seperti kebanyakan hotel-hotel dan penginapan di Indonesia. Tetapi ternyata berbeda di negara lain yang kebanyakan penginapan/hotelnya mempunyai 2 – 6 colokan listrik di sudut-sudut yang berbeda. Jadi yang perlu dibawa hanyalah converter colokan jika kamu tahu tipe colokan negara yang akan kamu kunjungi itu berbeda.

Kemudian tidak sedikit juga para traveler yang membawa sandal sendiri dari rumahnya, ini tidak masalah jika yang dibawa adalah juga sandal hotel tipis. Tetapi akan menjadi tambahan beban sendiri jika yang dibawa adalah sandal jepit atau sandal yang lebih tebal dan berat, saya memang sempat meragukan kalau guesthouse murah tidak menyediakan sandal (lagi-lagi seperti kebanyakan penginapan murah di Indonesia). Namun rata-rata penginapan murah di luar Indonesia pun ternyata menyediakan sandal untuk siapapun yang menginap, walaupun memang sandal itu tidak boleh kita bawa pulang seperti kebanyakan sandal hotel mahal dan berbintang. Atau praktisnya setelah kamu memesan hotel, biasanya bukti pemesananmu akan disertakan kontak email atau nomor telepon dari penginapan tersebut, kamu bisa menanyakannya terlebih dahulu apakah disana mendapatkan hal-hal yang saya sebutkan diatas atau tidak.

Setelah semuanya siap, masukkan semua ke dalam tas dengan tersusun rapi, mulai dari yang jarang diambil sampai barang-barang yang paling sering diambil. Nah, jika kamu harus melalui bagian pemeriksaan pada counter check-in, triknya adalah bersikaplah seolah-olah tas yang kamu bawa itu ringan. Jangan terlihat sering mengangkat tas karena tidak nyaman atau terasa berat, karena di area tersebut ada petugas khusus yang berkeliling untuk melihat hand carry yang akan kamu bawa masuk ke dalam kabin. Jika lolos, berbahagialah kamu! Selamat bepergian!

simpel bukan untuk perjalanan 5 hari 4 malam
bawa yang kamu benar-benar butuhkan

You Might Also Like

2 komentar

  1. Lagi blogwalking dan mampor kesini, btw nice info Ki!

    Soal handuk dan sandal, terkadang ada beberapa hotel/penginapan gak nyediain itu. Ada baiknya bawa handuk kecil aja dan sandal nyaman utk jalan2 dgn medan yg gak ribet.

    Lanjut jalan2 lagi hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang sih ada yang mungkin tidak menyediakan.
      Tapi alangkah lebih baiknya kita bisa hubungin dulu tu penginepan dan bertanya tentang handuk dan sandal tadi ya dit.

      Lanjuuut... Kamboja? :D

      Delete

GOOGLE+

FACEBOOK