Indonesia Things in Saigon (Ho Chi Minh City), Vietnam

5:58:00 PM

Berharap ke luar negeri bakalan ketemu hal-hal baru buat gue pribadi, eh ternyata ketemunya “si dia” lagi. Ya, banyak banget hal berbau Indonesia yang gue temuin selama berada di Vietnam, khususnya di Saigon (Ho Chi Minh City). Rata-rata yang gue lihat dan temui adalah makanan, makanan produksi Indonesia yang dijual di Vietnam. Paling sering ketemu di sini dan sekaligus yang paling fenomenal di Indonesia, nggak lain nggak bukan adalaaaah… jeng..jeng..jeng..jeng…(*dramatic sounds)….INDOMIE! Hahaha...

Yeaaaaah….!! Indomie adalah Indonesia things yang paling banyak dan paling sering gue liat selama berada di Vietnam. Pertama kali lihat itu di swalayan Family Mart deket hotel yang ngejual Indomie Goreng Iga Penyet dan Indomie Goreng Rendang. Bahahaha! Lucunya lagi adalah, kan biasanya kalau produk di ekspor ke negara lain, maka bahasa yang ada di produk tersebut bakalan di rubah sesuai negaranya kan ya. Tapi ini nggak, karena bahasa yang ada di bungkus Indomie-nya itu ternyata masih berbahasa Indonesia. Sama seperti malam harinya di salah satu swalayan lokal, gue lihat ada popmie di sana berbahasa Indonesia. Selain itu, biasanya kan kalau produk impor yang dijual di Indonesia bakalan masuk ke bagian rak terpisah “produk impor” kan ya, tapi di sini nggak. "Mereka" campur dan berbaur dengan produk-produk Vietnam lainnya. Lalu, pas gue lagi di dalem bis perjalanan dari Cu Chi menuju Saigon, gue sempet melihat salah satu swalayan dengan papan baliho besar yang mengiklankan Indomie di sana. Wew! Indomie bener-bener ya! Di Saigon, Vietnam, gue juga sempet notice ketika melihat salah satu jajanan yang bertuliskan "Indo Chips". Gue belilah jajanan itu yang ternyata memang bener setelah dicoba adalah kerupuk udang. Hahaha... Nah ini baru bener, produk buatan Indonesia yang kemudian dikemas ulang dengan Bahasa Vietnam.

Malam harinya, gue sedikit kaget ketika melihat sejumlah toko dengan kata yang bisa gue baca dengan lancar diantara kata-kata tangtingtung di sekitarnya. “Selamat Datang”. Gue pun kaget karena bisa lihat Bahasa Indonesia yang ukurannya besar dan jelas untuk dibaca. Tapi setelah gue pahami bahwa itu adalah Bahasa Melayu. Toko yang menjual bahan-bahan mentah pakaian di sini emang rata-rata penjualnya berasal dari Malaysia dan satu hal yang pasti karena tiket AirAsia dari Kuala Lumpur ke Ho Chi Minh City ini terbilang murah banget. Jadi nggak heran kalau pas lagi jalan-jalan di Saigon kalian banyak sering ngeliat orang yang berkerudung dan jangan langsung notice mereka adalah orang Indonesia ya. Hehe.. 
baliho iklan Indomie yang ukurannya nggak kecil
ketemu lagi poster Indomie di salah satu swalayan di Saigon
harganya 6000 VND, kalau di Rupiahkan sekitar 3500-an
tuh popmie-nya, maaf salah fokus blur-nya
kerupuk udang aja kemasannya bagus di sini
eh ada richeese nabati.... hahaha
selamat datang yang gue lihat
yang satu ini tulisannya gede banget

Happy Traveling! 

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+