Enaknya Mendoan di Raja Soto Lama Sokaraja Pak H. Suradi

July 15, 2016

Apa yang kamu inget pertama kali ketika denger kata "Purwokerto"? Mendoan! Soto Sokaraja! Getuk Goreng! Ya, semuanya betul. Purwokerto – Banyumas emang udah identik dari ketiga makanan itu. Purwokerto ramai karena memang menjadi jalur selatan dari Jakarta atau Bandung yang mau mengarah ke Wonosobo atau Jogja. 

Ketika lewat Purwokerto, kamu akan ngelewatin Jalan Sudirman yang menjadi jalur selatan dari para pemudik. Ini jalan raya yang kanan kirinya isinya kuliner semua. Kamu akan lihat plang-plang besar bertuliskan “Gethuk Goreng ASLI Haji Tohirin 1” “.....Haji Tohirin 2”, sampai 10 atau entah berapa angkanya. Diantara plang-plang getuk goreng itu, juga banyak plang-plang “Raja Soto Lama Sokaraja”, tapi jangan terkecoh kalau mereka bukanlah cabang-cabang asli dari soto yang pertama buka disini. Yang bener asli namanya adalah Pak Haji Suradi. Dari penampakan depannya sekilas kelihatan kecil warungnya, tapi sebenernya luas saat kamu masuk ke dalemnya. Sebenernya ada gang kecil di samping warung soto Pak Suradi ini dan mobil bisa masuk ke dalem untuk parkir.

Saat masuk ke dalam, kamu akan langsung bertemu dengan dapur masaknya dan bertemu mereka-mereka yang sibuk mempersiapkan sajian bermangkuk-mangkuk soto. Ketika kamu sudah duduk di meja, kamu akan langsung dihadapkan dengan sepiring mendoan dengan cabe rawitnya. Nah, saat kamu rasa mendoan yang ada di meja itu adem/dingin, kamu bisa kok memanggil dan meminta si pelayan disana buat diangetin lagi. Mereka akan dengan senang hati menggorengnya kembali atau menukarnya dengan yang hangat.
soto haji suradi
tampak depan Soto Pak Haji Suradi
soto haji suradi banyumas
mempersiapkan hidangan soto untuk para pelanggannya
Soto Sokaraja ini ada beberapa pilihan, mulai dari daging sapi, ayam, atau jeroan. Tapi yang asli Soto Sokaraja adalah yang berisikan daging sapi. Isi di dalamnya ada potongan ketupat, tauge, kuah bening, dan yang membuat soto ini berbeda adalah remah-remah kerupuk berwarna-warni. Oh iya, jangan harap ada sambal merah atau sambal ijo disini buat menambah cita rasa pedasnya. Saus kacang adalah pelengkapnya, rasanya gurih dan sedikit pedas memang. Kalo emang kamu mau yang lebih ekstrim, kamu bisa meminta cabai rawit dan kamu potong sendiri lalu dicampur kedalam kuah sotonya.

Rasanya soto sokaraja ini berbeda dari soto kebanyakan, rasanya lebih kuat dari hasil endapan kaldu sapinya. Sensasi lain ketika kamu sudah nyampurin itu saus kacang ke dalem sotonya, rasanya akan berbeda lagi. Semangkuk soto disini dihargain 14-16.000 rupiah. Nah, setelah kamu selesaimakan soto, kamu harus mencoba mendoannya yang baru digoreng, rasanya beda banget sama mendoan-mendoan yang dijual di Jakarta, karena memang tempenya yang berbeda dan digoreng basah nggak bener-bener kering.
soto haji suradi purwokerto
Soto Sokaraja (Daging Sapi)
mendoan purwokerto
mendoan!
Buat kamu yang mau ke arah Kebumen, Purworejo, Jogja, ketika masuk Banyumas – Purwokerto pasti kamu akan melewati Soto Lama Sokaraja Pak Haji Suradi ini. Nah nggak ada salahnya kan mampir sebentar buat mencoba salah satu kuliner khas Kota Pahlawan ini.


Selamat Berburu Soto!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK