[VIETNAM Hari ke-6] Kopi Vietnam Sebagai Penutup Liburan di Negeri Paman Ho

May 31, 2016

Hari ke-6 (Rabu, 11 Mei 2016)
Nyobain Kopi Vietnam - Kelaparan di KL - Nyobain UberBLACK

Di hari terakhir, saya memutuskan kembali mengunjungi kantor pos Saigon untuk membeli sejumlah souvenir dan oleh-oleh. Sebenarnya, barang-barang yang dijual di kantor pos ini, kamu bisa temukan juga di pasar Ben Thanh. Tentunya dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Kami membeli beberapa pajangan meja yang berbentuk wanita bercaping khas Vietnam dan beberapa bungkus kopi Vietnam. Setelah itu, kami kembali ke hotel dan melakukan check-out.
kopi Vietnam
mencoba di tempat asalnya
pasar Ben Thanh banyak yang jual kopi
mirip pasar Beringharjo yah? Haha
Untuk menuju ke Bandara, kami berencana akan menaiki bis kota yang ada di depan pasar Ben Thanh. Pada awalnya saya sedikit kebingungan dan bertanya kepada petugas disana, bis mana yang melayani jurusan ke bandara. Akhirnya saya diberi tahu untuk menunggu di line bis nomor 152, tetapi saat sedang menunggu, dari arah belakang saya ada yang berteriak “airport…airport…”. Salah seorang petugas mencolek saya dan menanyakan apakah saya akan pergi ke airport. Saya pun langsung meng-iya-kan petugas tadi dan naik ke dalam bis berwarna kuning yang super bersih dan bagus.

Saya masih belum curiga saat itu, sampai pada akhirnya ada seorang perempuan berseragam di dalam bis yang menagih biaya perjalanan saya. Saya agak sedikit kaget, karena biaya yang harus dikeluarkan untuk satu orang adalah sebesar 20.000 VND, padahal sebelumnya dari airport ke kota hanya dikenakan 5000 VND.

Usut punya usut, ternyata bis yang saya naiki memang sudah betul mempunyai jurusan menuju airport dan saya tidak salah sedikit pun. Tetapi bis itu adalah bis milik swasta (entah dari salah satu travel atau operator ternama disini), bukanlah bis milik pemerintah seperti yang saya naiki sebelumnya. Jadi, biaya yang ditarik pun jauh lebih mahal daripada bis airport milik pemerintah. Bis milik swasta ini berwarna kuning, berbentuk kotak besar, bersih, dan canggih. Menurut saya, bis airport milik pemerintah sudah cukup nyaman, namun karena bis swasta ini adalah bis baru maka tidak heran jika Anda akan mendapatkan kenyamanan yang lebih disini. Ya, It’s okey lah..
kalau di Indonesia mungkin mirip White Horse atau Cipaganti kali ya

suasana di dalam bis swasta menuju bandara
ini bentuk bis swasta-nya, jadi kalo mau irit jangan sampai salah naik
Flight kami menuju Kuala Lumpur dari Saigon tepat berangkat pada pukul 15:40 dan tiba sekitar jam 7 malam waktu KL. Selama perjalanan menuju KL, perut kelaparan bukan main. Kami berdua pisah kursi dan sebelah saya saat itu adalah seorang anak dan Ibunya. Dimana saat di tengah penerbangan, mereka memesan spaghetti yang menyebarkan aroma luar biasa ke arah saya. Akhirnya sesampainya di bandara KLIA2, dengan uang Ringgit sisa dari perjalanan berangkat kami, saya membeli sebuah nasi telur kornet dan minuman cokelat di Dunkin Donuts. Ringgit pun masih tersisa lumayan banyak dan saya membelikan 2 buah donat untuk pengganjal perut setelahnya.

antri imigrasi di bandara Tan Son Nhat
hiks...bye Vietnam
seperti biasa, mau mendarat di KL pasti disemprot2 dulu
mendarat malam hari di KLIA2
makan kelaperan di Dunkin Donuts
Selang 2-3 jam kami kembali melanjutkan perjalanan dan kami tiba di Jakarta sekitar tengah malam. Di terminal 3 kedatangan Internasional ini ternyata pemeriksaannya sangat ketat, walaupun itu sudah tengah malam. Tidak hanya harus melewati proses double scanning dan pemeriksaan paspor, tetapi juga setiap tas yang dibawa penumpang diwajibkan di “endus” oleh anjing pelacak bersama sejumlah petugas keamanan disana.

Lagi-lagi kami diharuskan untuk menginap semalaman dengan kondisi kedinginan setengah mati karena tidak membawa jaket. Menunggu fajar tiba di Terminal 3 Bandara Soetta ternyata bukan perkara mudah bagi kami. Setelah solat Subuh, kami langsung memesan UberBLACK dan kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. Sungguh liburan yang seru dan menyenangkan!

PENGELUARAN HARI KE-5
Miniatur: 60.000 VND
Kopi: 30.000 VND
Bis ke Bandara: 20.000 VND
Nasi Dunkin: RM 13.5 (45rb)
Minum Dunkin: RM 9 (30rb)
2 Donat: RM 3 (10rb)
UberBLACK: Rp. 22.500 (45rb: 2)

6 HARI 5 MALAM VIETNAM (dalam Rupiah & ± kurs yang berlaku)
Tiket                                      : Rp. 1.918.600
Day 1                                     : Rp. 134.500
Day 2                                     : Rp. 617.609
Day 3                                     : Rp. 472.735
Day 4                                     : Rp. 77.996
Day 5                                     : Rp. 80.377
Day 6                                     : Rp. 172.993
TOTAL SEMUA                        : Rp. 3.474.810

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK