Kala Sang Surya Tenggelam di Bukit Kosakora, Gunung Kidul

September 06, 2016

bukit kosakora

Gunung Kidul yang dahulu gersang, kering, dan sulit air, kini menjadi daerah wisata yang paling potensial. Sekarang ia diunggulkan sebagai salah satu wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang paling banyak mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Berbagai hal bisa dibanggakan, mulai dari wisata gunung, hutan, kuliner, sampai puluhan wisata pantai yang cantik dan menawan. Banyak dari kalian mungkin yang sudah pernah ke pantai-pantai di daerah Gunung Kidul ini, seperti Indrayanti, Krakal, Baron, Kukup, dan masih banyak lagi pantai-pantai lainnya. Baru-baru ini ada tempat wisata di daerah garis pantai Gunung Kidul yang sedang hits di Instagram, namanya adalah Bukit/Puncak Kosakora.

Untuk bisa mencapai lokasi dari Bukit Kosakora saat ini kamu hanya perlu memarkirkan kendaraan di daerah Pantai Ngrumput. Setelah itu kamu harus berjalan kaki dan melakukan trekking menanjak yang cukup curam untuk sampat ke atas tebing. Itu merupakan jalur termudah yang saat ini bisa kamu lalui. Tidak dengan saya, yang saat itu masih harus parkir di Pantai Drini, menyusuri pantai dengan ratusan bulu babi disana serta karang-karang tajam, lalu menyusuri jalan setapak yang dipenuhi tumbuhan-tumbuhan tinggi, sampai pada akhirnya saya bertemu dengan Pantai Ngrumput.

pantai drini
pantai drini yang banyak bulu babinya
Di Pantai Ngrumput, saya melihat sebuah warung makan dan mampir sejenak untuk beribadah dan beristirahat. Cukup lama saya berada di warung makan ini, karena saya bertanggung jawab untuk mengisi perut yang kelaparan, jadi saya memesan mi instan saat itu. Sembari menunggu, saya mengobrol dengan si Ibu pemilik warung. Jadi ternyata, kita tidak perlu parkir di pantai Drini untuk menuju Bukit Kosakora, karena sudah bisa parkir di pantai Ngrumput yang jarak tempuhnya lebih dekat.
pantai ngrumput
pantai ngrumput yang sepi
Saya melanjutkan pendakian menuju Bukit Kosakora, trekking-nya nggak mudah bagi saya. Ini nanjaknya tinggi banget, curam, dan penuh bebatuan tajam. Beruntungnya, warga sekitar sudah membuatkan pagar pembatas yang berguna menjadi pegangan. Hal itu membuat jalur pendakian pun sedikit lebih mudah. Sesampainya di atas bukit, nggak ada henti-hentinya saya mengagumi keindahan alam yang luar biasa. Pemandangan garis pantai yang berpadu dengan bukit-bukit di belakangnya membuat saya berdecak kagum.
menuju bukit kosakora
tangga menuju bukit kosakora
bukit kosakora gunung kidul
pemandangan dari atas bukit kosakora
tebing bukit kosakora
tebing di bukit kosakora
pemandangan dari atas bukit
Saya tiba di atas bukit pukul 3 sore dan menunggu disana sampai waktu matahari tenggelam. Semakin sore disini, semakin banyak orang yang datang. Mereka yang sibuk dengan kameranya, mereka yang sibuk berfoto selfie, dan mereka yang datang hanya untuk sekedar bersantai menikmati pemandangan dari atas bukit. Sungguh pengalaman yang luar biasa melihat sang surya tenggelam dengan indahnya dari atas Bukit Kosakora ini.
sunset bukit kosakora
pemandangan sunset di Bukit Kosakora
matahari tenggelam bukit kosakora
matahari mulai tenggelam
menikmati sunset di bukit kosakora
siap meninggalkan peraduannya
Ketika pertunjukkan spektakuler ini sudah usai, saya menyegerakan turun dari atas bukit sebelum hari terlalu gelap. Ketika itu, saya tidak mungkin kembali menyusuri pantai yang airnya sudah pasang, alhasil membuat saya keluar melalui parkiran pantai Ngrumput. Dimana saya harus melanjutkan berjalan kaki menuju parkiran pantai Drini yang ditempuh sekitar 10 – 15 menit.

Terakhir, ketika perjalanan pulang menggunakan motor dari Bukit Kosakora menuju Kota Jogja saya harus benar-benar waspada. Kenapa? Ya, jalan dua arah tanpa lampu penerangan sama sekali, membuat mata harus benar terjaga. Tips-nya, sebaiknya kamu menunggu jika ada kendaraan roda empat yang lewat dan kamu bisa berkendara di belakangnya sebagai panduan jalanmu. Selamat berlibur!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+