Selamat Pagi dari Armor Kopi!

5:38:00 AM

Ketika Taman Hutan Raya ramai karena sebuah warung kopi. Ya Armor Kopi, yang berada di dalam hutan wisata Djuanda, Dago, Bandung. Kalau tidak salah dengar, warung kopi ini berdiri sekitar pertengahan tahun 2015 lalu dan mulai eksis ketika banyak orang yang meng-upload foto-fotonya di Instagram. Saya mencari tahu apa arti kata Armor, yang ternyata singkatan dari ARabika Multi ORigin. Armor Kopi menjadi warung kopi yang buka paling pagi, yaitu pada pukul 8 (weekend) dan pukul 9 (weekday). Tempatnya unik bernuansa kayu, membawa kita kembali ke alam. Dikelilingi pohon-pohon pinus tinggi yang membuat tempat ini terasa adem dan sejuk.

Gue tiba di sana sekitar pukul setengah 9 pagi di hari Sabtu dan parkiran THR Djuanda pun sudah benar-benar penuh oleh kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. Akhirnya gue memarkirkan kendaraan sedikit jauh dari lokasi, tepatnya setelah pertigaan menuju Tebing Keraton. Ya, hitung-hitung jalan kaki dan olahraga pagi sedikit. Pret!

Ketika gue masuk ke lokasi THR Djuanda, ada seseorang datang menghampiri dan memberitahu bahwa biaya masuknya 10.000 rupiah per orang. Gue pun tidak memberinya uang begitu saja, karena dari awal saya sudah curiga dengan si bapak. Meminta uang namun tidak membawa kertas apapun di tangannya. Gue tanya balik “Resmi nggak? Saya mau kertas buktinya!”, kemudian si bapak menjawab dengan entengnya “Kalo resmi 12.000 mas, sama saya 10.000 saja”. What, seriously?! “Saya nggak mau!, kalau resmi saya mau! Nggak apa-apa mahal!” Akhirnya dengan muka putus asa, si bapak mengarahkan gue ke loket untuk membayar tiket masuk THR Djuanda secara resmi.

(Intinya, saya nggak masalah harga tiketnya lebih mahal. Karena itu resmi dan tentunya akan ada laporan dari potongan tiket yang diberikan ke para pengunjungnya. Semua itu akan bermanfaat untuk kita juga, karena pemasukannya digunakan untuk perawatan dan pembangunan tempat wisata itu sendiri. Lah kalau masuk ke kantong si bapaknya? buat makan Indomie dah tu sambil ngopi-ngopi main catur!)
armor kopi tahura
ARMOR kopi yang bernuansa kayu
armor kopi
suasana pagi hari di ARMOR kopi
armor kopi bandung
mengantri memesan menu
foto di armor kopi
tempatnya memang instagramable 
menu armor kopi bandung
menu makanan dan minuman di ARMOR kopi
brewing armor kopi
proses brewing
Gue memang bukan penikmat dan pecinta kopi sejati, jadi saat itu gue nggak memesan kopi dan nggak bisa menceritakan rasa kopi di sini. Gue pergi bersama enam orang temen dan memesan teh hijau, teh hitam, cireng, tahu isi, singkong, dan pisang goreng. Semua rasanya enak, terutama cireng dan singkongnya. Cirengnya nggak terlalu berminyak dan bumbu rujaknya yang bikin rasa cirengnya semakin enak. Singkongnya juga digorengnya kering di luar tapi tetep empuk di bagian dalemnya, nah lagi-lagi sambelnya ini nih yah bikin rasa makanan utamanya jadi lebih enak. Untuk tahunya, menurut gue nggak ada rasanya sama sekali, tepungnya dan bahkan isi sayur di dalem tahunya tu nggak ada rasanya. Selanjutnya adalah pisangnya yang rasanya ya pisang goreng seperti pada umumnya,  haha nggak ada yang spesial sih. Terakhir adalah teh-nya yang juga menurut gue nggak ada yang spesial, sama seperti rasa teh-teh pada umumnya.
singkong goreng armor kopi
singkong goreng dan cocolannya yang enak itu
cireng armor kopi
cireng keringnya dan bumbu rujaknya yang bikin endess
pisang goreng armor kopi
rasa pisangnya dominan manis dari susu kentalnya
sarapan di armor kopi
SELAMAT MAKAN!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+