Menyantap Lalapan Segar di Warung Tenda Pasundan, Bogor

September 28, 2016

Jika main berkunjung ke Bogor, jangan lewatkan pengalaman mencoba kuliner yang satu ini. Tempatnya emang nggak berada di restoran atau sebuah bangunan yang nyaman dan mewah. Hanya berupa warung tenda sederhana dengan sajian berbagai macam lauk pauk dan lalapan segar, dimana kamu bisa menemukannya di sepanjang Jalan Ciheuleut. Jumlahnya nggak hanya satu, karena kamu akan menemukan belasan warung tenda dengan cahaya lampu yang terang benderang di sana.

Setiap kali gue berkunjung ke Bogor, gue selalu menyempatkan makan malam disini sebelum kembali ke Jakarta, karena memang lokasinya memang sangat dekat dengan akses pintu tol Bogor. Jika membawa kendaraan roda empat, kamu bisa memarkirkannya di pinggir jalan samping De’Leuit Resto.

Menu yang ditawarkan sangatlah beragam, mulai dari ayam goreng, lele, ikan, belut, pepes, tahu, tempe, ataupun masakan khas Sunda lainnya. Setelah memilih dan mengambil sendiri apa yang diinginkan, maka si penjual nantinya akan menggoreng kembali agar makanan yang disajikan tetap hangat dan nikmat. Kamu akan diberikan 2 pililhan nasi, yaitu nasi biasa atau nasi uduk. Lalu, jangan takut kehabisan lalapan, karena disini lalapan yang tersedia sangatlah banyak dan sangat segar (nggak loyo). Di Warung Pasundan ini, sambal yang ditawarkan ada 2 pilihan, sambal terasi dan tomat, keduanya pun sama-sama enak.
lalapan di bogor
cocok buat pecinta pete! :D
daun lalapan segar
dedaunan lalapan yang segar
Sebenernya rasa makananya sama seperti kebanyakan penyetan lainnya (ayam/ikan/tempe/tahu goreng). Namun yang membuatnya berbeda adalah suasananya dan tidak ada warung lalapan bertenda seperti ini di Jakarta atau wilayah lainnya di Indonesia. Cuma di Bogor bisa makan menggunakan tangan, di tengah dinginnya udara malam Bogor, duduk menghadap ke berbagai macam lauk pauk, lalapan, dan pete -pete yang digantung, lalu segelas teh hangat sebagai penutupnya. Itu sungguh menjadi sebuah pengalaman makan yang berbeda dan luar biasa nikmatnya. Duh! Pengen lagi!

Harganya pun menurut gue masih sangat murah dan masuk akal, ketimbang makan di restoran Sunda lainnya yang terkadang menyajikan lalapan yang kurang segar dan sambalnya yang kurang nikmat. Saat itu gue makan berdua, pakai belut goreng 3 ekor, 1 lele goreng, 2 tahu, 1 tempe, nasi tambah, 2 gelas teh hangat, dan  berbagai macam lalapan, hanya saya tebus sebesar 55.000 rupiah saja. Murah kan? Cobain kesana deh!
makan lalapam di bogor
lauk sebanyak ini di depan mata gue! omegat!
lalapan enak di bogor
sungguh nikmatnya makan dengan pemandangan lauk seperti ini
SELAMAT BERBURU LALAPAN!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK