Sulitnya Menggapai Keindahan Air Terjun Kedung Kandang

2:55:00 AM

Bagi yang sering mengunjungi air terjun, pasti sudah mengerti jalan yang harus dilalui dan ditempuh. Tidak ada sejarahnya dari tempat parkir, jalan kaki sebentar, langsung bertemu dengan air terjun. Kita harus melewati jalan naik turun, berkelok dan berliku, entah itu trek-nya sudah aspal, semen, atau masih tanah yang terkadang licin untuk dilalui, dan bahkan harus menyeberangi sungai dengan aliran yang cukup deras (Air Terjun Tiu Teja, Lombok). Untuk bisa menuju Air Terjun Kedung Kandang pun sama seperti rata-rata air terjun yang lainnya, dimana kita harus melewati perjalanan panjang dan tidak mudah dilalui.

Berlokasi di Dusun Gunungbutak, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Dari Jalan Wonosari ketika bertemu dengan papan petunjuk bertuliskan Gedangsari, Nglipar, Ngawen, maka pelankan kendaraanmu. Kamu harus belok ke arah kiri dengan patokan papan petunjuk SMAN 1 Patuk. Jika masih kebingungan, saya menyarankan untuk membuka aplikasi maps di smartphone. Hal terjitu selain membuka maps adalah dengan cara bertanya kepada warga sekitar.

Saya berkunjung pada hari Jumat dan bukan weekend, ketika sampai di tempat parkiran hanya motor kami yang baru tiba di sana dan tidak ada pengunjung lainnya. Saya membayar biaya tiket masuk dan biaya parkir masuk sebesar 15.000 rupiah. Ketika saya akan mulai berjalan turun, tiba-tiba petugas disana bilang kepada saya “mas, kok air minumnya nggak dibawa?”, saya pun menjawabnya “kenapa pak, emang jauh pak?, si bapak menjawab dengan santai “ya, mas sekitar 20-30 menit dan nggak ada yang berjualan di sana”. Saya pun mengambil botol air mineral dan meminta izin kepada si bapak untuk mengisi ulang air minum dari dispensernya.

Ternyata benar saja, jalur yang harus dilalui untuk menuju Air Terjun Kedung Kandang ini benar-benar ekstrim. Naik turun bebatuan tajam dan licin, melewati jalan setapak di sawah yang tanahnya masih rentan longsor, dan menyeberangi sungai dengan bebatuan berlumut. Tapi asiknya, disini ada papan petunjuk arah dengan tulisan-tulisan penyemangat yang lucu-lucu. Saran terbaik dari saya, gunakan sandal gunung dan celana pendek saat berkunjung ke sini, jangan seperti saya yang memakai sepatu dan celana panjang.

air terjun kedung kandang
banyak petunjuk arahnya kok
kedung kandang
banyak kata-kata penyemangat karena memang jauh. haha
kedung kandang waterfall
jangan buang sampah sembarangan ya!
Sesampainya di air terjun, perjuangan kamu akan dibayar dengan keindahan yang tak tergantikan. Air Terjun Kedung Kandang dengan model bertingkat yang mempunyai banyak aliran air ini memberikan kesan berbeda bagi penikmatnya. Aliran airnya digunakan untuk mengairi sawah milik warga yang ada disana. Pada saat saya berkunjung, aliran air terjunnya tidak begitu deras, karena masih masuk musim kemarau di daerah Gunung Kidul ini.
kedung kandang waterfall
air terjun yang unik karena modelnya bertingkat
kedung kandang jogja
aliran airnya lagi nggak deras karena musim kemarau
Di air terjun Kedung Kandang, kamu dituntut menjadi pengunjung yang bisa menjaga kelestarian alam, karena harus melewati banyak area persawahan milik warga. Kamu harus bisa tetap menjaganya agar tetap baik dan tidak rusak. Saat saya berkunjung kesana, sedang ada pembangunan area parkir kendaraan yang cukup luas dan pembangunan akses jalan aspal sebagai penghubung antar desa dengan lokasi wisata. Semoga cepat kelar dan wisata ini bisa menjadi pemasukan bagi pemerintah atau warga setempat di sekitar wisata air terjun Kedung Kandang.
kedung kandang wonosari
bunga-bunga bermekaran dengan indahnya
kedung kandang wonosari
pengairan di salah satu sawah milik warga
terasering sawah
sawah terasering yang super keren!
pemandangan alam
pemandangan yang bisa kita lihat dari area air terjun Kedung Kandang

Selamat Berlibur!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+