Air Terjun Kedung Kandang, Patuk: Perjalanan Panjang dan Menyulitkan, Tapi?

September 08, 2016

Bagi yang sering mengunjungi air terjun, pasti sudah mengerti jalan yang harus dilalui dan ditempuh. Nggak ada sejarahnya dari tempat parkir, jalan kaki sebentar, langsung bertemu dengan air terjun. Masih harus melewati jalan naik turun, berkelok dan berliku, entah itu jalurnya sudah aspal, semen, atau masih tanah yang terkadang licin untuk dilalui, dan bahkan harus menyeberangi sungai dengan aliran yang cukup deras (Air Terjun Tiu Teja, Lombok). Untuk bisa menuju Air Terjun Kedung Kandang pun sama seperti rata-rata air terjun yang lainnya, dimana kita harus melewati perjalanan panjang dan nggak mudah dilalui. 

Air Terjun Kedung Kandang berlokasi di Dusun Gunungbutak, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Dari Jalan Wonosari ketika bertemu dengan papan petunjuk bertuliskan Gedangsari, Nglipar, Ngawen, maka pelankan kendaraanmu, beloklah ke arah kiri dengan patokan papan petunjuk SMAN 1 Patuk. Jika masih kebingungan, gue menyarankan untuk membuka aplikasi maps di smartphone, hal terjitu selain membuka maps adalah dengan cara bertanya kepada warga sekitar.

Gue ke Air Terjun Kedung Kandang di hari Jumat dan bukan weekend, ketika sampai di tempat parkiran hanya kami yang baru tiba di sana dan nggak ada pengunjung lainnya. Gue membayar biaya tiket masuk dan biaya parkir sebesar 15.000 Rupiah. Ketika akan mulai berjalan turun, tiba-tiba petugas di sana bilang ke gue “mas, kok air minumnya nggak dibawa?”, gue pun menjawabnya “kenapa pak, emang jauh pak? si bapak menjawab dengan santai “ya, mas sekitar 20-30 menit dan nggak ada yang berjualan di sana”. Gue pun mengambil botol air mineral dan meminta izin kepada si bapak untuk mengisi ulang air minum dari dispensernya.

Ternyata benar saja, jalur yang harus dilalui untuk menuju Air Terjun Kedung Kandang ini benar-benar ekstrem. Naik turun bebatuan tajam dan licin, melewati jalan setapak di sawah yang tanahnya masih rentan longsor, dan menyeberangi sungai dengan bebatuan berlumut. Tapi asyiknya, di untuk menuju Air Terjun Kedung Kandang ini ada papan petunjuk dengan berbagai tulisan penyemangat dengan kata yang lucu-lucu. Saran terbaiknya, pakai sandal gunung dan celana pendek, jangan kayak gue yang pakai sepatu dan celana panjang, ribet!

air terjun kedung kandang
banyak petunjuk arahnya kok
kedung kandang
banyak kata-kata penyemangat karena memang jauh. haha
kedung kandang waterfall
jangan buang sampah sembarangan ya!
Sesampainya di air terjun, perjuangan lo akan dibayar dengan keindahan yang tak tergantikan. Air Terjun Kedung Kandang dengan model bertingkat yang mempunyai banyak aliran air ini memberikan kesan tersendiri bagi penikmatnya. Aliran air terjunnya digunakan untuk mengairi sawah milik warga yang ada di sana. Aliran air terjunnya nggak begitu deras, karena saat itu masih musim kemarau di daerah Gunung Kidul ini.

kedung kandang waterfall
air terjun yang unik karena modelnya bertingkat
kedung kandang jogja
aliran airnya lagi nggak deras karena musim kemarau
kedung kandang wonosari
bunga-bunga bermekaran dengan indahnya
kedung kandang wonosari
pengairan di salah satu sawah milik warga
terasering sawah
sawah terasering yang super keren!
pemandangan alam
pemandangan yang bisa kita lihat dari area air terjun Kedung Kandang
Di Air Terjun Kedung Kandang, lo dituntut menjadi pengunjung yang bisa menjaga kelestarian alam, karena harus melewati banyak area persawahan milik warga. Lo harus bisa tetap menjaganya agar tetap baik dan nggak rusak. Waktu itu sedang ada pembangunan area parkir kendaraan yang cukup luas dan pembangunan akses jalan beraspal sebagai penghubung antar desa dengan lokasi wisata. Semoga cepat selesai dan Air Terjun Kedung Kandang bisa menjadi pemasukan bagi pemerintah atau warga setempat.

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners