Mencari Kesegaran di Mata Air Tembeling, Nusa Penida (Crystal Clear Natural Spring Water)

November 13, 2016

mata air tembeling

Mata Air Tembeling menjadi destinasi pertama yang gue kunjungi saat berada di Nusa Penida. Dari lokasi menginap (Full Moon Bungalow), membutuhkan waktu sekitar 1 jam menggunakan motor dengan jarak sekitar 30-35 km. 
Terletak di Banjar Salak, Desa Batumadeg, Nusa Penida. 


Rute untuk menuju Mata Air Tembeling terbilang tidak mudah, didominasi oleh jalan berbatu dan berlika-liku membuat kamu harus lebih berhati-hati. Setelah menemukan papan petunjuk arah menuju Mata Air Tembeling, jangan senang dulu karena mengira kamu sudah sampai di lokasi. Belum! Kamu masih harus melanjutkan berkendara melalui jalanan sempit berjurang yang licin karena banyaknya lumut yang menempel. Skill mengendarai motor pun sangat diperlukan disini, karena harus melewati beberapa kali tanjakan dengan banyak bebatuan tajam. Seorang bule perempuan yang hampir terjatuh saat membawa motornya di depan gue, membuat gue mencengkram erat stang kemudi untuk lebih berhati-hati. Di tengah perjalanan kamu akan bertemu dengan seorang petugas yang akan meminta uang retribusi sebesar 10.000 Rupiah per orangnya. Lalu, saat bertemu sebuah gubug kayu, menandakan bahwa kamu harus berhenti dan memarkirkan motormu disana. Kamu masih harus melanjutkannya dengan berjalan kaki menuruni bukit-bukit disana, kira-kira 1-2 km ditempuh selama 30 menit lamanya.

Sedikit melelahkan memang, namun itu semua terbayar oleh pemandangan yang luar biasa indahnya saat sudah tiba di bawah. Kamu akan melihat kolam mata air yang tenang di dalam hutan hujan tropis dan juga pura kecil yang masih digunakan untuk beribadah. Tidak hanya itu, lanjut berjalan kaki lagi kamu akan bertemu dengan sebuah pantai berpasir putih yang sangat cantik, berpadu dengan tebing karang tinggi membuat kamu akan berdecak kagum. Nah, ada yang menjadi perhatian utama gue di sini, yaitu adanya sebuah kolam kecil dengan air super bening. Kata "crystal clear" sangat cocok untuk menjelaskan betapa beningnya air tersebut dan membuat gue pun tidak tahan untuk turun ke dalam kolamnya.
mata air tembeling nusa penida
kolam mata air dan pura di sana
pantai tembeling nusa penida
Pantai Tembeling yang berbatu
pantai tembeling
keindahan yang luar biasa di Pantai Tembeling 
pantai tidak berpasir
pantai tak berpasir


nusa penida pantai tembeling
numpang mejeng ya...
tebing di pantai tembeling
tebing yang menjulang tinggi
tembeling nusa penida
ini dia kolam crystal clear water-nya!
Saat akan kembali ke atas, gue bertemu dengan segerombolan anak kecil yang membawa jerigen. Saya pun bertanya kepada salah satunya 

“kamu dari mana dan mau ke mana dek?”

“rumah saya di dekat sini, mau mengambil air” 
*sambil menunjuk ke arah tebing tinggi disana*, 
“oke, hati-hati ya”. 

Gue pun kembali berjalan setengah kebingungan karena penasaran dengan jalur yang dilalui segerombolan anak tadi. Jalurnya bukanlah yang kami lewati, entahlah lewat mana. Sejauh mata melihat, yang ada hanyalah hutan belukar dengan bekas alian sungai yang kering kerontang penuh tumbuhan liar. Tapi salut buat mereka!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+