Bertemu dengan Saudara Kembar di Ubud Monkey Forest!

Februari 03, 2015

Ubud Monkey Forest menjadi destinasi wisata paling favorit dan yang wajib dikunjungi saat berada di Ubud. Wisata ini termasuk salah satu cagar alam dan juga dikenal dengan nama Mandala Wisata Wenara Wana.

Lokasinya berada di pusat keramaian Ubud, tepatnya di Jalan Monkey Forest, Desa Adat Padangtegal, Ubud. Harga tiket masuknya sebesar 40.000 Rupiah untuk dewasa dan 30.000 Rupiah untuk anak-anak. Cieee tukang tiket, hapal bener!

Di dalam Ubud Monkey Forest ini banyak banget monyetnya (iyalah Eki!). Mereka akan dengan senang hati mengambil makanan yang kita berikan. Tapi sebaiknya sih umpetin dulu jangan langsung nunjukin semua apalagi ditenteng. Monyet-monyet dijamin bakalan menyerbu kita dan berebutan makanan yang kita bawa.

Terus, jangan pakai aksesoris macem-macem dulu di sini. Yakin percaya sama gue deh, kacamata, topi, syal, bisa digondol monyet dan dibawa ke atas pohon. Kalau sudah begitu, kita bakal membutuhkan pertolongan dari para pawang monyet yang memang sudah siap sedia jika ada wisatawan yang terkena masalah dengan si monkey.
monyet di ubud monkey forest
mereka seneng banget kalau ada yang bawa makanan
ubud monkey forest
adem banget kalau siang di sini
ubud monkey forest
monyetnya buanyak banget, iyalah namanya juga monkey forest
ubud monkey forest
monyetnya lebih jinak daripada di Alas Kedaton

Asyik banget pokoknya di sini, karena memang juga sebuah hutan tropis yang sangat adem dan sejuk di siang hari. Di dalam Ubud Monkey Forest juga terdapat sebuah kolam suci yang katanya sih masih dipakai buat Ibadah. Kolamnya itu unik deh karena di dasarnya banyak banget koin-koin receh dan airnya super bening. Katanyaaa yaaaa, kalau kita melempar koin ke sana maka permintaan kita bakal terkabul. Who knows.

ubud monkey forest
kolam koin!

Selain itu, juga ada Pura yang cukup luas dan besar namanya Pura Dalem Agung, yang lagi-lagi pura yang masih dipakai buat beribadah. Nah waktu gue berkunjung di tahun 2012 sih masih bisa masuk, walaupun memang diberikan sebuah kain sebagai penutup. Tapi katanya ya, denger-denger kalau sekarang nggak boleh lagi wisatawan masuk ke sana, bener atau nggak?
ubud monkey forest
besar banget puranya ini
ubud monkey forest
musim penghujan, banyak lumut
kuburan monyet
kuburan monyet
Bergerak lagi ke sisi lain dari Ubud Monkey Forest, terdapat sebuah patung komodo yang di mana ada air mengalir yang merupakan mata air alami. Nah, di sini kita juga bisa menemukan banyak jajaran kuburan monyet yang ditandai dengan batu bertuliskan nama-nama monyet tersebut. Lucu deh!

Intinya, Ubud Monkey Forest ini memang sudah menjadi wisata mainstream sebenernya, tapi nggak akan nyesel kok kalau emang belum pernah ke sini.

You Might Also Like

0 komentar

FACEBOOK

Member of

ID Corners