Makan Nggak Normal di Warunk Upnormal

2:23:00 AM

Gue telat kekinian deh kayanya, karena gue baru pertama kalinya ke Warunk Upnormal. Padahal gue juga sering bolak-balik Bandung, tapi baru kesampean nyobain malah di Jakarta, tepatnya di Grogol. Lokasinya nggak jauh dari terminal Grogol yang ketika malem itu kendaraan yang parkir membludaknya bukan main.

Bangunan Warunk Upnormal terdiri dari 2 tingkat, bagian bawah terdiri dari ruangan non-smoking dan outdoor, lalu bagian atas adalah khusus untuk ruangan smoking. Karena gue nggak ngerokok, maka dari itu gue pilih ruangan di bawah. Asli rame banget pokoknya disini! Rata-rata emang sepertinya mahasiswa-mahasiswi sekitaran Grogol yang dateng kesini (Trisakti, Untar, dll). Suara musik yang disetel pun nggak kalah heboh, semakin membuat suasananya riuh ramai. Terlebih lagi dari mereka-mereka yang bermain permainan yang memang disediakan disini, seperti UNO stacko, kartu UNO, catur, monopoli, ular tangga, congklak, dan lainnya. Permainan yang disediakan bukan hanya untuk seru-seruan aja emang, tapi juga berguna untuk mengisi waktu yang membosankan ketika menunggu pesanan di Warung Upnormal yang terbilang cukup lama.
warung upnormal grogol
tampak luar bangunannya
warung upnormal
suasana di bagian dalam lantai 1
warung upnormal jakbar
kasir di lantai 1
Sistem pemesanan di Warunk Upnormal juga bukan seperti kebanyakan tempat makan yang bayar belakangan. Di sini setelah kita menuliskan pesanan dalam 2 kertas menu ukuran HVS, kita harus pergi ke kasir untuk membayar pesanan kita. Kalau pernah makan di solaria, sistem pemesanan dan pembayarannya sama persis. Saat itu saya memesan Indomie Sadis Mampus Goreng dan Roti Butter with Keju Spesial yang datengnya hampir sekitar 30 menitan. Padahal perut udah keroncongan dan setelah pesanan datang pun habis dalam sekejap. Meh! Rasa mi sadis mampusnya emang pedes banget dan yang gue suka adalah mereka memasak mi-nya pas nggak terlalu mateng dan juga nggak mentah. Nah, roti panggang kejunya menurut gue enak, 1 porsi dapet 2 lembar roti yang ukurannya ya lumayan gede lah. krenyesss, pas rotinya kegigit dan kejunya tumpah-tumpah. Kemudian, teman memesan Cireng Pandawa with Special Sauce yang kalau nggak salah hitung isinya ada 10 cireng deh (kalau nggak salah ya). Cirengnya digoreng nggak terlalu kering, jadi dominan tekstur kenyil-kenyilnya daripada tekstur kering luarnya. Saus cirengnya adalah penyelamatnya karena bikin rasanya semakin enak dengan sensasi pedas manis. Nyam!
mie warung upnormal
(kiri) indomie tongkol, (kanan) indomie sadis mampus
roti bakar warung upnormal
roti panggang keju dan cireng pandawa
menu warung upnormal
menu beratnya
minuman di warung upnormal
minuman di warung upnormal

So, bolehlah sekali-kali dicoba bagi yang belum pernah ke sini, ke Warunk Upnormal. Tapi kalau sering-sering ke sini bangkrut juga kali ya makan mi instan dengan harga 3x lipat dari warung burjoan. Haha.

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+