Makan Nggak Normal di Warunk Upnormal Grogol!

January 02, 2017

Gue telat kekinian deh kayanya, karena gue baru pertama kali ke Warunk Upnormal. Padahal gue sering bolak-balik Bandung, tapi baru kesampaian malah di Jakarta, tepatnya di Grogol. Lokasinya nggak jauh dari terminal Grogol yang ketika malam itu kendaraan yang parkir ramainya bukan main. 

Bangunan Warunk Upnormal Grogol terdiri dari 2 tingkat, bagian bawah adalah ruangan non-smoking dan outdoor, lalu bagian atas khusus untuk ruangan smoking. Karena gue bukan perokok, maka gue pilih ruangan di bawah dan suasananya rame banget di sini! Rata-rata yang datang ke Warunk Upnormal Grogol ini sepertinya mahasiswa-mahasiswi di sekitar sini (Trisakti, Untar, dll). Suara musik yang diputar pun nggak kalah heboh, semakin membuat suasananya riuh ramai. Suara riuh itu juga datang dari mereka yang bermain permainan yang disediakan di sini, seperti UNO stacko, kartu UNO, catur, monopoli, ular tangga, congklak, dan lainnya. Permainan yang disediakan di Warunk Upnormal Grogol ini bukan hanya untuk seru-seruan aja, tapi juga berguna untuk mengisi waktu membosankan ketika menunggu pesanan di Warung Upnormal Grogol yang terbilang cukup lama.
warung upnormal grogol
tampak luar bangunannya
warung upnormal
suasana di bagian dalam lantai 1
warung upnormal jakbar
kasir di lantai 1

Sistem pemesanan di Warunk Upnormal Grogol juga bukan seperti kebanyakan tempat makan yang biasanya bayar belakangan. Di sini, setelah kita memesan menu di 2 kertas berukuran HVS, kita harus pergi ke kasir untuk membayar pesanannya. Kalau yang pernah makan di Solaria, sistem pemesanan dan pembayarannya sama persis. Saat itu gue memesan Indomie Sadis Mampus Goreng dan Roti Butter with Keju Spesial yang datangnya hampir sekitar 30 menitan. Padahal perut udah keroncongan dan setelah pesanan datang pun habis dalam sekejap, meh! Rasa Indomie Sadis Mampus Goreng-nya pedes banget dan satu hal yang gue suka adalah mereka memasak mi-nya pas nggak terlalu mateng dan nggak mentah. Roti Panggang Keju-nya juga gue enak, 1 porsi terdiri dari 2 lembar roti yang ukurannya lumayan besar. krenyesss suara terdengar ketika rotinya tergigit dan keju yang banyak itu tumpah-tumpah. Terpesanlah juga Cireng Pandawa with Special Sauce yang kalau nggak salah hitung satu porsi isinya ada 10 cireng (kalau nggak salah ya). Cirengnya digoreng nggak terlalu kering, jadi dominan terasa tekstur kenyil-kenyilnya daripada tekstur kering luarnya. Saus cirengnya adalah sang penyelamat karena membuat rasanya semakin enak dengan sensasi pedas manis.
mie warung upnormal
(kiri) indomie tongkol, (kanan) indomie sadis mampus
roti bakar warung upnormal
roti panggang keju dan cireng pandawa
menu warung upnormal
menu beratnya
minuman di warung upnormal
minuman di warung upnormal


So, bolehlah sekali-kali dicoba bagi yang belum pernah ke sini, ke Warunk Upnormal Grogol. Tapi kalau sering-sering ke sini bangkrut juga kali ya makan mi instan dengan harga 3x lipat dari warung kopi, haha. Selamat makan!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK