Mencoba Gaul di Bawah Payung-Payung Cantik La Plancha Seminyak!

6:17:00 AM

Wuaaaah ini tempat emang luar biasa epic buat anak muda yang kekinian, karena emang tempatnya bener-bener instagramable. La Plancha seolah menjadi kunjungan wajib bagi mereka yang datang ke Bali saat ini. Nggak salah sih memang, karena gue akui tempat ini benar-benar bagus dan keren banget. Lokasinya ada di Seminyak dan jangan sekali-kali kesini pakai navigasi di peta digital, ternyata location yang ada di maps itu ngaco. Itu terbukti ketika gue kesana dan berpatokan dengan google maps - waze, nyasar kesana kemari belok-belok masuk gang kecil. Sebenernya patokan gampangnya adalah Grandmas Hotel Seminyak, kalau udah ketemu itu hotel, jalan terus aja jangan belok kiri ngikutin maps. Lurus terus sampai mentok, nah barulah belok kiri ke jalan kecil yang nggak bisa dilewati mobil. Udah deh ketemu La Plancha, bangunan yang paling ramai dengan lampion bergelantungan di atas pohon.
la plancha
tampak luar La Plancha
Gue sengaja untuk mencoba 2 suasana yang berbeda disini, yaitu ketika sunset dan di malam hari. Untuk bisa melihat sunset dan menikmati malam disini, triknya dateng sekitar jam set 5 sore dan cari kursi yang berpayung. Nah, makannya dilama-lamain jangan cepet-cepet supaya nggak diusir sama pelayannya karena udah habis. Haha. Oh ya, buat dapetin duduk di bean bag yang berpayung emang harus sabar nyari pengunjung yang udah selesai makan. Tapi kalau mau duduk yang tanpa payung, itu jauh lebih gampang karena lebih banyak yang kosong. 


Suasana sore hari di La Plancha beneran mengasyikkan dan seru, karena kita benar-benar duduk santai di pinggir pantai menghadap lautan dengan pemandangan jingganya senja. Amazing! Incredible! Hahaha… apasih ki! Nah, berbeda lagi suasananya ketika malam di La Plancha, lampu-lampu di bawah payung mulai dinyalakan dan jadi cantik banget! Eh beneran bagus banget ini nggak bohong! Suara musik mulai berubah jadi EDM elektronik yang kenceng banget dan suasana pun menjadi lebih seru dan asik abis!
la plancha seminyak
pemandangan sunset dari La Plancha
la plancha bali
suasana sore hari di La Plancha
malem di la plancha
malem-malem sebenernya lebih asik lo!
suasana malam la plancha
lampu-lampunya itu lo yang bikin unik!

Oh iya, yang mau duduk di bean bag ada syarat dan ketentuannya, bukan minimum order emang sih, tapi diharuskan untuk memesan 1 makanan dan 1 minuman. Saat itu gue pesen Chicaron, yang isinya tu ikan tuna, ikan mahi-mahi, calamari goreng, yang disajiin sama saus salsa. Harganya 80 ribu, tapi tenang porsinya itu banyak dan rasanya pun enak! Jadi gue pun nggak terlalu mempermasalahkannya. Teman gue pesen Cheesecake & Strawberry Coulis seharga 45 ribu yang enak dan pas rasa manisnya. Nah nah nah, yang menjadi masalah disini adalah minuman yang kami berdua pesan. Gue pesen Iced Double Espresso seharga 45 ribu. Bayangan gue untuk kopi espresso 35 ribu ya setidaknya mirip-mirip punya Bengawan Coffee lah ya. Tapi zonk! Kaget bukan kepalang ketika yang datang adalah kopi item dengan gelas kecil yang rasanya tu beneran mirip kopi kapal api yang dikasih es batu. Omegat! Lanjut ke minuman temen yang hanya memesan Spring Natural Water, wah kece ya namanya keren banget! Tapi jangan kaget ketika yang datang hanyalah air mineral botol biasa 600ml yang mereknya pun bukan! Tidaaaaaak!! 
menu makan di la placha
tuna, mahi-mahi, + calamari. nak nan!
kopi di la plancha
tuh tuh kopinya di pojokan itu! 
menu la plancha
menu makanannya
minum di la placha
minumannya! Nggak ada radler :(
harga makanan di la plancha
minumannya yang bikin mengecewakan!
Tapi di luar pesanan minuman gue yang mengecewakan, La Plancha gue rekomendasiin buat lo semua yang mau dateng atau pertama kali berkunjung ke Bali, beneran asik dan bagus banget tempatnya!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+