Es Krim Toko Oen, Malang: Apa Iya Terlalu Sayang Untuk Dilewatkan?

Januari 17, 2017

toko oen
“Akhirnya kesampaian juga ke sini!”

Kok kayaknya lebay banget ki? Iya emang, karena apa? Karena pas gue dateng ke Malang di awal tahun 2015, dimana gue udah memasukkan Toko "Oen" di itinerary hari terakhir yang ternyata di hari tersebut tutup, ah elah! Sebelnya bukan main, karena niat makan es krim di Toko Oen itu sebagai penutup dari traveling gue di Malang saat itu.

Kemudian di akhir bulan Desember 2016 kemarin, akhirnya gue bisa nyobain es krim yang katanya legend di Kota Malang ini. Lokasi Toko Es Krim Oen berada di pusat kota, tepatnya di deket Alun-Alun Kota Malang, gampangnya temuin dulu Mall Sarinah Malang, nah Toko Oen ini berada persis di seberangnya. Emang sih Toko Es Krim Oen Malang ini kalau sekilas liat dari jalan raya nggak terlalu kelihatan karena tertutup sama rindangnya pohon di depannya.

Ketika pertama kali masuk ke dalam Toko Es Krim Oen Malang ini, suasana tempo dulu langsung menyergap, terlebih gue dateng di malam hari. Lampunya menggunakan neon yang dipasang di tembok jadi menghasilkan pencahayaan yang berbeda dari lampu yang dipasang di langit-langit. Berbagai foto-foto Kota Malang tempo dulu juga banyak dipajang di setiap sisi dindingnya yang menambah kesan kuno. Begitu juga pajangan-pajangan zaman dulu yang diletakkan di beberapa mejanya. Kesan kuno dan jadul itu makin diperkuat lagi dari para pegawainya yang menggunakan pakaian kompeni Belanda berwarna putih itu. Secara konsep, Toko Es Krim Oen Malang ini mampu membuat suasana nostalgia tempo dulu kental terasa.
toko oen malang
suasana di dalam ruangan
suasana malam di toko oen
terang cahaya lampu dari neon-nya
tempo dulu di toko oen
banyak pajangan jadul
lukisan di toko oen
banyak hal menarik untuk dilihat
Untuk makanan di Toko Es Krim Oen Malang juga menyajikan sajian-sajian tempo dulu yang menarik buat dicoba, tapi sayangnya menurut gue rate harganya mahal banget. Rata-rata harga dari seporsi makanan di Toko Oen Malang ini paling murah sekitar 40.000-an ke atas. Jadi saran gue ketika lo mau mampir makan siang atau malam di sini, setidaknya siapin budget sekitar 100.000-an. Berhubung niat awal gue emang hanya mau mencoba es krimnya aja, bukan makan, jadi saat itu gue hanya memesan Banana Split dan Es Krim Gula Jawa. 

Isi dari Banana Split-nya ada 1 buah pisang yang di potong menjadi 2, ada es krim vanila spread di bagian tengahnya, dan ada 3 scoop es krim (cokelat, stroberi, vanila) di bagian atasnya. Rasanya ki? Hmm...duh menurut gue sih biasa aja, nggak ada yang spesial. Tekstur es krim sendiri lebih kasar, bukan es krim lembut seperti kebanyakan es krim, mungkin karena es krimnya ini diproduksi sendiri kali ya. Tapi perasaan biasa dari Es Krim Banana Split itu hilang setelah gue mencicipi Es Krim Gula Jawa-nya, rasanya unik dan nggak terlalu manis seperti yang dibayangkan. Oh iya, di Toko Es Krim Oen Malang ini sistemnya bukan “pesan, makan, bayar”, tapi “pesan, bayar, dan makan”.
es krim toko oen malang
es krim gula jawa & banana split
oleh-oleh toko oen malang
bagian tempat oleh-oleh
kasir toko oen malang
kasirnya, eh ada Pak Jokowi
roti di toko oen
roti jadul, enak-enak kayaknya


Di Toko Oen Malang ini juga menjual berbagai macam roti-rotian dan kue-kue jadul yang punya ukuran nggak biasa a.k.a gede banget. Roti dan kue-kuenya itu di pajang di etalase kaca di bagian paling depan Toko Oen ini. Di dekat etalase roti dan kue, juga ada banyak macem-macem oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang. Intinya, Toko Es Krim Oen Malang ini bisa lo datengin ketika liburan di Malang, cuma gue mau ngingetin aja kalau harga makanan di sini terbilang mahal. Selamat mencoba!

Banana Split : Rp 55.000 (7.5 dari 10)
Es Krim Gula Jawa : Rp 25.000/scoop (8 dari 10)

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners