Masjid Tiban Turen, Malang; Apa Iya Dibangun Tentara Jin Dalam Semalam?

January 09, 2017

Masjid ini sempat menghebohkan karena kabarnya dibangun oleh tentara jin dalam semalam. Apa iya deh? Haha, ya tentu saja nggak lah. Itu hanya isu saja dan terlebih lagi karena memang pembangunannya benar-benar tertutup. Jadi ketika selesai dan penutupnya dibuka, masyarakat sekitar kaget tiba-tiba ada bangunan besar berbentuk masjid di sana. Di mana sebenarnya masjid ini murni dibangun oleh para santri pondok pesantren ini.

Lokasinya ada di Desa Turen, membutuhkan waktu sekitar 1 – 1,5 jam dari kota Malang. Ketika sudah sampai di area masjidnya, buanyak banget mobil, motor, bahkan bis pariwisata di sini. Buseeet ini pondok pesantren jadi objek wisata begini! Bagi yang membawa kendaraan roda empat, enaknya sih parkir di luar aja, daripada harus masuk ke dalem. Keuntungannya, kita bisa jalan kaki melewati jalan menuju masjid, dimana di sana banyak toko-toko yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas dari Turen.
Jalan menuju masjid
Suasana di luar masjid
Banyak kaligrafi
Setelah sampai di dalam pondok pesantrennya, “ini gede banget bangunannya!”. Itulah kesan pertama gue saat melihat Masjid dan Pondok Pesantren Tiban Turen ini. Beneran deh bangunannya tinggi banget dan bagus. Bagus karena di semua bagian bangunannya dibuat dengan ukiran tulisan arab yang memang menarik. Masuk ke dalam masjid ini kita harus lepas alas kaki. Untuk yang nggak membawa kantong plastik, biasanya di depan gerbang masjid ini banyak anak-anak yang menawarkan dan menjual kantong plastik.

Nggak sempet berhenti buat takjub sama ini bangunan pas masuk ke dalem. Semuanya tertata dengan rapi sekaligus rumit. Rumit karena buanyaaak banget lorong-lorong, jalan kecil, ruangan-ruangan, yang semuanya membingungkan. Saya ke toilet saja jauhnya minta ampun, belok sana belok sini, turun sana naik sini, padahal udah kebelet banget! Elah! Begitu juga pas mau wudhu yang letaknya ada di bawah tanah dan banyak pancuran air di sana. Sempet sedikit horror sih pas lewat lorong-lorongnya, karena gelap, lembap, dan sempit, tapi mikir lagi ini kan masjid, hahahah....
Bagus yaaa lantainya...!!
Banyak kaligrafi yang rumit
Kaligrafi emas di salah satu sudut masjid
Kaligrafi rumit dan mendetail
Ada kolam renangnya. hoho!

Bangunan ini punya 10 tingkat dan gue sempet naik beberapa lantai, entah sampai tingkat berapa. Masjid dan Pondok Pesantren Tiban Turen ini juga belum sepenuhnya kelar, masih banyak bagian bangunan yang belum selesai pengerjaannya dan belum di cat. Oh iya, ketika kita akan keluar dari masjid ini, kita akan melewati kandang-kandang besar yang berisikan berbagai macam hewan peliharaan para santri di sini, seperti koleksi burung-burung, ayam, kera, dan berbagai unggas lainnya. Mampir aja ke sini, walaupun jaraknya emang agak jauh sih dari Kota Malang.

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK