Nyenyaknya Tidur 9 Jam di Dalam Bis Litha&Co Jurusan Makassar - Toraja

February 05, 2017

bis litha&co


Perjalanan 9 jam naik bis bukan hal baru lagi atau hal yang membuat gue panik pusing tujuh keliling, karena gue pernah melakukan perjalanan bis selama 14 jam dari Jakarta ke Jogja dengan kemacetan yang luar biasa parah di Pantura. Kalau cuma 9 jam mah, yah belum ada apa-apanya.

Apalagi 9 jam perjalanan dari Makassar ke Toraja pakai bis yang nyaman milik Litha&Co. Walah, itumah hal mudah buat gue. Beda jauh sama bis Jawa yang sempit, kursinya tipis, dan suspensinya keras walaupun sudah ber-AC. Iya, Litha&Co yang katanya perusahaan bis paling tua, paling lama, dan paling besar di Makassar, jadilah gue mencoba mempercayakan perjalanan ke Toraja dengannya. Lokasi pool bis-nya berada di Jalan Urip Sumoharjo, yang plangnya di pinggir jalan agak sedikit tertutup dengan pohon dan sudah mulai pudar.

Bis Litha&Co jurusan Makassar – Toraja punya 3 pilihan kelas dan 4 jam keberangkatan yang bisa dipilih. Bis tanpa AC harganya 125.000, AC VIP 150.000, dan VIP Masterpiece 170.000. Gue pesen yang VIP 150 ribu dan berangkat jam 9 malam. Gue nggak tahu bedanya VIP dan VIP masterpiece yang selisih harganya 20.000 itu, gue pun nggak nanya sama si petugas di loketnya, ah dodol! Denger-denger sih perbedaannya kalau kursinya Masterpiece itu berlapis kulit dan jarak antar seat-nya lebih jauh lagi.

Siang hari di pool bis Litha&Co terbilang sepi banget, cuma ada penjaga loket dan beberapa orang aja yang lewat di dalamnya, wajar kalau tiba-tiba lo nyeletuk “ini bener pool bisnya?”. Tapi kontras dengan suasana malamnya yang rame orang dan penuh dengan bis malam berbagai jurusan, karena memang bis Litha&Co nggak melayani jurusan Toraja aja, yang gue liat ada jurusan ke Palopo dan Mamuju juga.

tiket bis litha&co
ini tiketnya tujuan Tator = Tana Toraja
loket bis litha&co
suasana loket di malam hari
pool bis litha&co
rame cui pool-nya kalau malem
kantin pool bis litha&co
ada kantin jajannya juga
Bis Litha&Co VIP berangkat tepat pada pukul 9 malam dan sempet amazed sama isi dalam bisnya. Satu bis nggak rame penumpang, karena hanya ada sekitar 20-an seat aja. Hal ini dikarenakan ukuran satu kursi yang lumayan besar dan punya leg room yang luas. Busa kursi bis-nya asli beneran tebel banget dan pas gue duduk langsung blesek ke dalem maksudnya nyaman banget. Nggak cuma itu, setiap seat-nya punya sandaran betis yang bisa diposisikan hingga sama rata dengan paha. Jadi ketika posisi sandaran di rebahkan dan sandaran betis sudah naik, serasa punya mini bed berjalan. Masih kurang? Selimut bersih dan wangi plus bantal kecil yang siap lo peluk dan kelon selama perjalanan menuju Toraja. Selamat tidur!
bis ke toraja dari makassar
bisnya cakep-cakep!
bis dari makassar ke toraja
siap diangkut bray!
interior bis litha&co
cakep kan dalemnya! ulala
kursi bis litha&co
kursi tebal nan empuk

Bis Litha&Co ini udah pakai air suspension, yang membuatnya nggak ada hentakan yang berarti selama bisnya pmenghajar lubang yang dalem di jalan raya. Tikungan-tikungan curam pun dilewati bis ini tanpa membuat pusing penumpangnya (sok tau lau ki, padahal lau tidur kayak orang mati). Haha.. Iya sih gue emang nyenyak banget tidur dan baru terbangun sekitar jam 4 pagi di daerah Enrekang, satu kota sebelum Rantepao Toraja. Pemandangan pegunungan, rumah-rumah khas Toraja sudah mulai bermunculan dan masih berselimutkan kabut tebal. Bis Litha&Co akhirnya sampai di pemberhentian terakhir yaitu di Pasar Rantepao pada pukul 6 pagi. Sungguh sebuah perjalanan yang mengesankan dan nggak terasa karena ngorok tidur, hehe.. Selamat bepergian!

litha&co di rantepao
turun di pemberhentian terakhir bis Litha&Co

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK