Puncak Pua Janggo, Tanjung Bira: Menjamahi Dataran Tertinggi di Bulukumba!

February 24, 2017

puncak pua janggo
Si Ashar emang bener-bener ya, “yang ini wajib didatengin ki” “harus ke sini ya pokoknya, biar lo tau!”. Hadeeeh.. gue sih ikut aja lah ya, toh dia juga udah bolak-balik ke sini (Puncak Pua Janggo) juga. Gue bertiga ke Puncak Pua Janggo sekitar jam 8 pagi apa ya dan ternyata pas di gerbang masuknya masih ditutup. Palang bambu masih malang melintang di sana dan dengan santainya si Ashar turun dan nggeser bambu itu supaya mobil yang kita naiki bisa masuk (rebel!).

Nah si Ashar ini dari awal udah worried bawa Avanza rentalan ini buat naik ke arah Puncak Pua Janggo, katanya treknya super ekstrim dan bahaya kalau performa mobil nggak bagus atau nggak fit (ebuset lo ngomong gitu ke gue!). Gue yang denger juga ikutan was-was dah, karena emang tau sendiri deh ya performa mobil rentalan gimana. Bener aja dong, setelah melewati pintu gerbang yang masih berpalang bambu tadi, jalanan mulai nanjak, berkerikil, berbatu, dan nggak rata. Gue pegangan aja deh yang kuat di kursi dan biarkan si Ashar yang konsentrasi nyetir. Tanjakan-tanjakan curam perlahan-lahan mulai terlewati dan nggak jarang ban belakang mobil ini spinning (tidaaaak!). Pokoknya saran gue kalau mau ke Puncak Pua Janggo ini hati-hati banget lah apalagi kalau bawa roda dua dan kondisi jalanan habis hujan.

Pas udah nyampe di atas (lokasi Puncak Pua Janggo), lo bakalan disambut dengan sebuah bangunan bercat kuning terang. Bangunan ini bukan sembarang bangunan, melainkan sebuah makam. Makam yang sepertinya emang masih digunain buat berziarah oleh warga di sekitar Puncak Pua Janggo ini, karena banyak tiker-tiker yang kelipet di sekitar makamnya. Nah lokasi spot foto di Puncak Pua Janggo ini nggak jauh dari bangunan makam itu, lagi-lagi identik dengan warna kuning. Pager-pager kayu warna kuning inilah yang jadi ciri khas dari Puncak Pua Janggo itu sendiri. Dari sini, pemandangannya ajegile keren banget sejauh mata memandang. Nggak jauh dari Puncak Pua Janggo ini kata si Ashar adalah pelabuhan, makannya nggak heran kalau di pinggiran lautnya banyak kapal-kapal yang berlabuh. Ah pokoknya keren banget ini pemandangannya!
puncak pua janggo bira
ini udah mau sampai di atas puncak
puncak pua janggo tanjung bira
nah ini bangunan kuning makamnya
puncak pua janggo sulawesi
tuh foto-foto di sana, cakeup!
puncak pua janggo sulsel
pemandangan pelabuhannya
puncak pua janggo sulawesi selatan
ngademin mata banget kan ini mah

Sayangnya gue nggak punya waktu berlama-lama di Puncak Pua Janggo ini, karena emang udah mepet ngejar waktu buat balik ke Kota Makassar. Nggak sampai 30 menit di sini, foto-foto dan nikmatin pemandangan sebentar, akhirnya gue udah cabut buat lanjut ke destinasi selanjutnya. Oh iya, gue nggak tau ya kalau siang mungkin di gerbang masuk tadi ada biaya retribusi masuknya, tapi karena gue ke sini masih pagi dan tadi masih ditutup (dibuka nekat), jadinya belum ada petugas yang berjaga di sana, It’s free….!! Ahaha..

Happy Exploring!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK