Fried Oyster Omelette (Medan Makan Bunga Raya, Melaka): Oooh...Begini Rasanya!

Mei 29, 2017

medan makan bunga raya


Katanya kalau ke Melaka harusnya nyobain yang namanya Fried Omelette Oyster-nya. Penjual omelette oyster yang paling terkenal di sini ada di Medan Makan Bunga Raya (ini locationnya). Lokasinya ada di pinggir jalan raya dan punya papan nama yang jelas banget, jadi seharusnya gampang buat nemuinnya.

Gue ke Medan Makan Bunga Raya sekitar jam 8 malam, antriannya sekitar 6 orang. Sebenernya ini semacam food court gitu, ada beberapa penjual makanan lain di sini, jadi nggak hanya fried oyster aja. Kalau yang jual fried oyster dia berjualan di paling depan, dekat trotoar. Tapi yang aneh saat itu kok nggak ada meja kursi buat makan di tempat, sepertinya sih memang cuma bisa dibawa pulang aja. Tapi pas itu ada sepasang bule yang beli dan bertanya kepada penjualnya apa bisa makan di sini, si Ibu penjualnya awalnya agak sedikit kebingungan dan bicara dengan tamannya. Kemudian si Ibu memberikan 2 buah kursi ke bule itu dan menyuruhnya duduk di bagian kedai/kios yang udah tutup. Hmmm....

Balik lagi ke awal, pas gue di sana sempet kebingungan karena tulisan yang ada semuanya full Chinese, sama sekali nggak ada huruf alphabet-nya (anjayy, matilah gue!). Begitu juga di kedai fried oyster punya Ibunya yang gue ngerti hanya tulisan angka di sana (8 dan 12). Tapi gue masih bingung sama sekali, apa maksud dari angka-angka di antara sederetan tulisan Chinese itu. Mungkin karena si Ibunya melihat gue celingak-celinguk kebingungan, akhirnya si Ibu menegur gue "order? small or big?" sambil menunjuk ke tulisan 2 angka tadi. Aaaaaahh... I see... jadi ternyata angka 8 itu adalah 8 MYR untuk porsi kecil dan 12 MYR untuk porsi besar.
medan makan bunga raya oyster
ini dari jalan raya, tuh yang ngantri
fried omelette oyster melakad
aroma masakannya pas ngantri bikin pengen buru-buru makan
Oke, (tau gue lah ya) gue pesan fried oyster ukuran besar karena gue pikir kalau kecil nggak bakalan kenyang, terlebih lagi ini makannya nggak pakai nasi. Nah pas antre sempet mikir lagi, kok sepertinya nggak nikmat ya kalau dibungkus dan makan fried oyster di penginapan. Akhirnya gue bilang si Ibunya "can I eat here?" (sama seperti pertanyaan sepasang bule yang masih asyik makan), si Ibunya lagi-lagi kebingungan yang akhirnya memberikan gue kursi di sebelah bule tadi.

Nggak pakai piring, nggak pakai sendok, fried oyster omelette ini dibungkus pakai kertas putih besar dan makan pakai sumpit kayu. Rasanya ki? Ini pertama kalinya gue coba oyster dan ternyata enak (langsung doyan). Tekstur oyster-nya kalau dimakan mirip kerang darah (tau nggak?), basah dan kenyil-kenyil (chewy), tapi nggak se-chewy cumi-cumi. Aroma dari oyster-nya menurut gue khas dan mungkin bagi sebagian orang menganggapnya sedikit amis. Oyster-nya digoreng dan dioseng dengan telur itu yang bikin rasanya semakin gurih dan enak, tapi entah kenapa rasanya justru hancur ketika gue mencampurkannya dengan sambel cairnya. Rasa sambel cairnya nggak familiar (gue bukan bilang nggak enak ya), tapi agak sedikit nggak nyambung kalau dicampurin ke fried oyster-nya. Untungnya gue nuang di pinggirnya aja, jadi nggak semua terkena campuran sambelnya. Gue malah membayangkan nuangin fried oyster ini sama sambel dua belibis, terbayang tambah enak kayaknya (bukan promo, bukan iklan).
fried oyster melaka
keliatan dikit? jangan salah ini buanyaaak banget porsinya
Gue makan sendirian di tempat yang ternyata nggak bisa menghabiskannya sekaligus, akhirnya daripada dipaksakan dan bikin perut meledak, gue minta bungkus sisa fried oyster yang masih lumayan banyak itu. Eh pas si bule di sebelah gue mau pulang, doi bilang ke gue "do you want extra sauce?" Hahahahahah... padahal gue nggak suka, tapi daripada gue tolak (nggak enak), gue bilang "yes, thank you!". Harga fried oyster omelette ukuran besar itu 12 MYR, kalau di Rupiahkan sekitar 45.000-an. Bingung mau bilang mahal atau murah untuk porsi yang (ternyata) seabrek dan oyster (yang mungkin) susah dicari.

Fried Oyster (Jumbo) : 12 MYR (9 dari 10)
Saus Cabe Merah : (2 dari 10)

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners