Bus Transnasional (KLIA2 >< Melaka Sentral): Nggak Pakai Mahal, Nggak Pakai Lama!

5:17:00 AM

bis transnasional

Melaka emang jadi salah satu kota tua (heritage town) di Malaysia selain Penang yang menarik buat dikunjungi, nggak perlu pakai pesawat lagi buat ke sini, cukup naik bis sekitar 2 jam dari KLIA, sampailah sudah!

Biasanya sih (kebanyakan) backpacker pada naik AirAsia ya (gue pun begitu, jadinya gue bisa kasih tau juga cara ke Melaka dari KLIA2 yang jadi basis bandara AirAsia ini). Nah pas turun di KLIA2, ikutin aja petunjuk arah yang ada gambar bisnya. Lokasi penjualan tiketnya ada di Level 1 (L1) terminal keberangkatan KLIA2, tepat di seberang KK Mart. Nggak perlu bingung atau takut nyasar (tenang), di KLIA2 ini banyak orang yang mengarah ke area konter-konter penjualan tiket bis ini. Ada 2 blok konter penjualan tiket yang emang nggak semuanya buka, di sinilah tiket-tiket bis jurusan ke berbagai kota di Malaysia dijual. Sebenernya ada beberapa nama bis (PO) yang melayani rute KLIA2 – Melaka ini, tapi Transnasional lah yang menjadi pioner bis ke Melaka. Gue pun beli tiket bis Transnasional seharga 24.10 MYR (kalau di Rupiahkan sekitar 75 ribuan kali ya). Di konter tiket lo bakalan di kasih tau disuruh nunggu di jalur berapa, dengerin baik-baik ya (jangan kayak gue, mblinger aja). Iya, gue nggak ngedengerin itu si Ibu petugas konter tiket ngomong jalur berapa, setelah keluar bandara gue kebingungan sendiri deh. Akhirnya gue muter-muter balik lagi (nanya lagi) deh ke satpam di sana Transnasional ke Melaka ada di jalur berapa (elah!), yang kemudian terjawab kalau bisnya ada di jalur A8 (dengerin makannya woi ki!)
klia2 loket bus
nah gede banget itu petunjuknya buat turun ke Level 1
kk mart klia2
ini KK Mart, swalayan di KLIA2 yang buka 24 jam
loket penjualan tiket di klia2
nah ini sederetan loket penjualan tiket bisnya
tiket bis transnasional
tiketnya formalitas doang nih
Setelah dateng dan gue naik ke dalem bis, ternyata isinya cuma ada 6 orang yang berangkat ke Melaka. Satu rombongan keluarga berjumlah 4 orang, 1 supir, dan gue. Sebenernya ada penomoran di tiket bisnya, tapi karena sepi nggak ada orang jadinya bebas deh mau duduk di mana aja. Oh iya, terus seat arrangement bisnya menurut gue unik, jadi biasanya kan susunannya itu 2-2 atau 2-3 ya sampai ke belakang, tapi bis Transnasional nggak. Susunan kursinya itu 2-2 sampai ke tengah, nah bagian tengah ke belakang itu susunannya 1-1-1 (mecah jadi 2 lorong). Hoho..

Dari KLIA2 ke terminal bis Melaka Sentral butuh waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Gue berangkat dari KLIA2 jam 10:45 dan nyampe di Terminal Melaka Sentral tepat jam 1 siang. Jalurnya lewat tol (yang gitu-gitu aja), bosen kalo lama-lama liat karena ngelewatin kebun kelapa sawit yang luas banget. Tidur satu-satunya cara biar nggak bosen dan terlalu pusing. Bisnya ngedukung banget buat bobok siang, karena emang (termasuk) nyaman menurut gue. Leg room-nya luas dengan penopang kaki di bagian bawahnya dan busa kursinya juga tebel, buang jauh-jauh bayangan bis kota antar provinsi yang ada di Indonesia (kuuuy...). Gue pun tidur di bis sekitar 1 jam (enak banget), pas bangun sampai Melaka lumayan seger badan euy.
menuju melaka dari klia2
kosong banget bisnya, gantung aja semau gue
bis transnasional ke melaka
sepi anjir nggak ada orang yang ke Melaka
transnasional bus melaka
tuh susunan kursinya pecah jadi 3 baris di tengah kan
transnasional bus melaka
sampai lah di Terminal Melaka Sentral
sampai di melaka sentral
panas ya njir turun dari bis
Sampai di Terminal Melaka Sentral, turun dan masuk ke arah parkir bis kota yang namanya Panorama Melaka. Nah tujuan populer yang bakalan dicari emang turun di depan bangunan merah atau Gereja Stadhuys. Kalau mau ke sana, tunggu aja di depan jalur 1 dan 2, di sanalah bis yang bakalan nganterin kalian sampai ke bangunan merah/Gereja Stadhuys. Bis Panorama Malaka di jalur 1 dan 2 ini termasuk paling sering datang dan pergi (cieee....), termasuk juga bis yang paling banyak penumpangnya. Tarif bisnya kalau yang ke bangunan merah ini 2.7 MYR (sekitar 8 ribuan kalau di Rupiahin), siapin aja uang 3 MYR terus ntar dikasih ke sopirnya pas naik ke dalem bis. Eh nggak dikasih ke sopirnya deh, dimasukkin ke dalem boks stainless di samping pak sopirnya (jiaaahaha..pak sopir). Setelah dimasukkin duitnya, ntar dikasih kembalian sama kertas tiket yang bentuknya kecil banget.
melaka sentral
cari petunjuk ke bas domestik, ikutin aja arahnya
bis panorama melaka
bakalan ketemu sederetan bis Panorama Melaka parkir
naik bis panorama melaka
jangan salah naik bis ya, tanya aja sama petugas kalau bingung
panorama melaka ke ocean mall
ke Ocean Mall cuma 3 ribu doang!
terminal melaka sentral
ini kalau mau nunggu di dalem, adem ada AC-nya!
terminal melaka sentral
yang mau nunggu di luar juga bisa tuh, tapi fanas!
Naik bis (Panorama Melaka) dari Terminal Melaka Sentral ke bangunan merah itu sekitar 30 menit perjalanan. Tapi nggak kalo gue, gue naik Panorama Melaka yang tujuannya bukan ke bangunan merah/Gereja Stadhuys, tapi ke Ocean Mall, lah kok? Iya gue mau turun di depan Ocean Mall karena emang di sana deket sama lokasi penginepan gue, namanya Victors Guesthouse. Kalau yang ke arah Ocean Mall ini nunggunya bukan di jalur 1 atau 2, tapi di jalur 4. Harga tiket bisnya juga nggak semahal bis yang ke arah bangunan merah/Gereja Stadhuys, karena cuma 1 MYR aja (3 ribuan doang). So, kalau yang mau ngikutin jejak gue nginep di Victors Guesthouse, monggo silahkan, karena dari Victors Guesthouse juga masih termasuk deket (walkable) buat ke pusat keramaian Melaka atau Gereja Stadhuys.

Buat pulangnya juga sama kalo dari bangunan merah/Gereja Stadhuys, cari halte bis terdekat (tanya aja pas bis-nya berhenti, ke Melaka Sentral atau nggak). Kalau dari halte deket Ocean Mall, lebih enak lagi karena semua bis pasti mengarah ke Terminal Melaka Sentral (di kasih tau Mr.William yang punya penginepan). Nah kalau udah sampai di terminal, cari loket penjualan tiket bis yang kios jualannya berderet panjang. Gue balik dari Melaka ke KLIA2 naik Transnasional lagi, harganya 24.30 MYR dan entah kenapa perjalanan pulangnya itu kerasa lebih cepet cuma 1,5 jam doang malahan. Tanya kenapa, kenapa tanya? 
loket tiket terminal melaka sentral
ini sederetan loket penjual tiket di Terminal Melaka Sentral
tiket bis transnasional
tiketnya bisnya lebih bagus yang dari Melaka Sentral
bis transnasional
asli bisnya ganteng banget ini!
bis transnasional malaysia
jangan salah naik bis juga ini, banyak banget soalnya bis Transnasionalnya
tuh hamparan kebun kelapa sawitnya yang bakalan lo liat sepanjang perjalanan
Happy Traveling!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+