Restoran IKEA, Alam Sutera: Niatnya Cuma Mau Nyobain Swedish Meatball-nya (Tapi Itu Kayaknya Enak, Ini Juga, Eh Yang Itu Juga Ah!)

July 02, 2017

restoran ikea


Gue udah 2X ke IKEA dan baru yang ketiga kalinya ini kesampaian mencoba famous dish-nya Restoran IKEA, yes yes yes.... Swedish Meatball. Momen buka puasa bersama memang menjadi kesempatan buat gue bertemu temen kuliah di sini dan berencana mencoba makanan resto-nya IKEA. Gue pulang dari kantor (Green Office BSD) jam setengah 5 naik gojek, lama perjalanan sekitar 40 menitan (nggak macet-macet amat pas mau masuk Alam Sutera). Nah pas nganter ke IKEA, masa si bapak gojek-nya bikin gue kasihan, pas mau sampai si bapaknya nanya gini ke gue “Mas IKEA itu apa sih isinya?”. Ya ampun (sedih kan dengernya), yaudah pas samai gue jelasin aja ke si bapaknya IKEA itu apa.

Di restoran IKEA sekitar jam setengah 6, orang-orang udah pada mulai antre. Seperti yang gue bilang di awal, gue di sini mau sekalian meet up dengan temen kuliah yang baru bertemu lagi setelah hampir 3 tahun. Kita berdua sama-sama norak karena sama-sama belum pernah makan di restoran IKEA ini. Jadi pas sampai bingung bagaimana memesannya dan ngikut antreannya. Diam dulu memperhatikan orang-orang prosesnya bagaimana (norak lu ki!). Jadi ternyata kalau mau beli makanan di restoran IKEA proses pertama adalah ikut antre dulu, di tengah-tengah antrean nanti kita ambil troli dan nampan, baru deh mulai bertemu dengan sederetan minuman dan dessert-nya yang kita harus ambil sendiri, tapi kalau yang menu berat, tinggal bilang aja dan langsung dibuatkan nggak pakai lama), proses terakhir adalah bayar. Pas bayar nggak perlu menyebutkan apa aja yang kita ambil, karena bakalan dilihat dan dihitung langsung oleh si kasirnya. Kalau mau minuman ber-soda, kopi, atau teh jangan lupa ambil gelas dulu di sebelah kasir dan bilang ke kasirnya. Setelah itu ambil dan isi minum-nya di stand minuman yang berada di luar bagian kasir. Letaknya bersebelahan dengan tempat mengambil saus dan mustard.
ngantri makan di restoran ikea
jam-jam mendekati berbuka puasa, antriannya panjang tapi masih termasuk "dimaklumi"
menu makan di restoran ikea
nggak ada buku menunya, semua pilihan makanannya dipajang di bagian atas beserta harganya
kentang goreng restoran ikea
kentang gorengnya seabrek-abrek
troli makanan restoran ikea
troli nampan langsung penuh, ambil sana ambil sini
Dari awal emang gue penasaran banget sama Swedish Meatball-nya, udah diniatkan dari pas berangkat "ah gue cuma mau pesan itu aja, nggak yang lain ah, menghemat!". Tapiiii.... (huahahhaha) godaan di lokasi ternyata lebih berat, pas lagi antre melihat banyak orang yang pesan kentang goreng (dalam hati: si baik: "nggak boleh ki, nggak boleh!" si jahat: "eh tapi udah sampai sini lo ki! rugi kalau nggak nyobain!"). Suer deh itu kentang bentuknya semok-semok mengkel-mengkel nggak kayak kentangnya restoran fast food yang kurus-kurus itu. Nah godaan nggak berhenti sampai di situ, gue bukan cheesecake freak tapi gue suka, kaget dong liat harga cheesecake-nya IKEA cuma 25.000 doang! Biasanya di bakery shop itu harga satu slice cheesecake rata-rata 45.000 ke atas. Tergoda sana-sini sampai pada akhirnya isi nampan dan troli gue penuh sama sepiring Swedish Meatball, kentang goreng, cheesecake, sosis bakar, dan berry juice. Sebenernya di deretan dessert paling akhir ada yang namanya pie susu (yang katanya harus dicoba pas ke IKEA), gue udah liat pas antre masih ada, tapi giliran antrean sampai di tempat pie susu itu, ternyata semuanya udah ludes habis tak bersisa (ah elah!).

Oke, masuk ke rasa makanannya, gimana ki? Pertama adalah Swedish Meatball-nya, kesan pertama gue adalah enak tapi kurang panas! Bola-bola dagingnya dimasaknya nggak terlalu matang di bagian dalamnya, medium rare gitu (sok tau lau ki!). Pendampingnya ada saus kacang cokelat, saus stroberi, dan tentunya nggak lain nggak bukan adalah mesh potato. Impresi pertama pas bola dagingnya dicocol ke saus stroberinya rasanya jadi unik, gue nggak bilang nggak enak lo ya, tapi unik aja (gurih bertemu manis). Lanjut, mesh potato-nya "kurang", bukan kurang porsinya, tapi maksud gue ada yang "kurang", yes kurang rasa (terlalu plain). Sampai gue nanya ke temen "tadi liat merica nggak di deket saus-sausnya?", andaikan itu mesh potato-nya ditambahkan merica sedikit, pasti rasanya jadi lebih enak. 
bola daging restoran ikea
tuh bagian dalemnya dimasak nggak terlalu mateng (enak!)
Makanan kedua yang gue coba adalah sosisnya, enak! Ukuran lumayan gede dan pas dicocol ke sambelnya yang lumayan pedes itu rasanya bertambah nikmat. Tapi ternyata lebih cocok lagi ketika si sosis ini dimakan pakai saus yang ada di Swedish Meatball-nya IKEA tadi.

Makanan ketiga adalah kentang gorengnya IKEA yang dari awal liat udah bikin penasaran dan jatuh cinta (cieee..). Bentuknya semok subur dan digoreng nya kering (nggak berminyak). Gigitan pertama (beuh) nyess joss wuss nyam nyess, luar biasa enak, juara! Bagian luarnya kering dan di dalamnya masih basah. Kenikmatan kentangnya bertambah ketika dicocolin sama saus sambel atau saus tomatnya yang menurut gue juga enak dan porsi kentangnya juga banyak lo.

Oh ya, sebelum membahas yang terakhir gue coba "si manis cheesecake", gue mau attention sama salah satu hal yang menurut gue "asing" di restoran IKEA ini. Apa? Mustard-nya! Yes, mustard-nya bisa lo ambil di deretan saus tomat dan saus cabenya, warnanya kuning nanas gitu. Penasaran ambil dikit dan untungnya sedikit karena memang rasanya (hiks) nggak cocok di lidah gue. Gimana ya, hmmm... rasanya menyengat banget pas sampai di mulut, ternyata baru tau kalau mustard itu rasanya kecut-kecut gimana gitu... so weird, nope!
french fries restoran ikea
paling juara di sini, selain cheesecake-nya
buka puasa di restoran ikea
masih termasuk murah untuk makan sebanyak ini
Nah, buat mengobati mulut yang tercemar rasa mustard yang nggak enak itu, blueberry cheesecake sebagai penyembuh nya. Walaupun bentuk potongannya nggak semanis dan serapi kebanyakan cheesecake lain, tapi jangan meremehkan rasanya yang nggak kalah sama rasa cheesecake mahal punya bakery shop berkelas. Tekstur cheesecake-nya IKEA ini pas, nggak terlalu lembut/foamy, masih sedikit padat ketika dipotong pakai sendok, tapi tetap menimbulkan efek creamy pas sampai dan lumer di mulut. Cuma emang lapisan bawahnya (crush) cheseecake-nya IKEA ini juga lembut, harusnya kan punya tekstur yang sedikit lebih keras. Tapi nggak apa-apa, udah terbantu dengan cheesecake-nya yang lembut. Selamat makan!

Swedish Meatball Rp. 40.000 (7 dari 10)
Beef Bratwurst Rp. 10.000 (8 dari 10)
French Fries Rp. 20.000 (10 dari 10)
Cheesecake Rp. 25.000 (9 dari 10)

You Might Also Like

1 komentar

  1. Di IKEA ada mushollanya ga mas?

    ReplyDelete

GOOGLE+

FACEBOOK