Restoran Kapitan, Penang: Enak Sih Tapi Bikin Sebel!

June 23, 2017

restoran kapitan penang


Naik turun tangga Kuil Kek Lok Si emang bikin energi terkuras habis (lebai lau ki!), alhasil sampai di George Town perut keroncongan minta diisi. Iyalah laper, wong itu juga udah jam 12 siang dan memang saatnya mengisi kebutuhan perut tercinta. Siang itu gue udah menentukan tujuan mau makan di mana dan itu juga yang membuat gue mencari tau di mana halte bis terdekat supaya gue nggak berjalan kaki terlalu jauh untuk menuju ke Restoran Kapitan.

Restoran Kapitan ini letaknya masih di dalam area yang strategis dan walkable, yaitu di Jalan Lebuh Chulia. Dari jalan raya juga gampang banget nemuinnya, karena lokasinya berada di pojokan dengan tulisan “Restoran Kapitan” yang gede banget. Apalagi kalau jam makan siang, restoran ini ramai sama pembelinya.
restoran kapitan di penang
nah ini lokasinya, guedeee banget kan itu tulisan
makan di penang
restoran yang nggak pernah sepi di Penang
Jadi Restoran Kapitan ini adalah restoran masakan India yang mungkin nggak jauh berbeda dengan restoran India lainnya di Penang. Lah terus kenapa ke sini ki? Iya, karena sebelum gue berangkat ke Penang dan melihat banyak vlog/blog yang merekomendasikan buat ke sini. Menurut mereka sih katanya masakannya enak, apa iya?

Kesan pertama gue dengan Restoran Kapitan di Penang ini udah nggak ngenakin banget. Kenapa? Mungkin gini, saking ramainya restoran ini jadinya semua pelayannya nggak fokus buat melayani setiap pembelinya. Gue udah dapet tempat duduk dan berulang kali memanggil pelayannya (si pelayan udah liat gue juga), eh kampretnya nggak ada yang datang nyamperin dong. Hampir 5 kali gue manggil-manggil pelayan dan udah menunggu sekitar 20 menitan yang bikin gue sebel sendiri. Soalnya, temen langsung pesan nasi (semacam rames) yang modelnya tinggal tunjuk di etalase kaca. Nah, kalau mau menu yang bukan ramesan, misalnya mi/nasi goreng itu semua ada di daftar buku menu yang dibawa si pelayan. Sabar-sabar aja kalau mau pesan makan yang ada di buku menunya ya.

Niat awalnya memang nggak pengen makan yang model ramesan gitu, karena malam harinya gue udah makan nasi kandar sampai perut begah banget. Gue mau memesan menu makanan lain di Restoran Kapitan ini, tapi apa daya karena si pelayan kampret nggak datang-datang, akhirnya gue memesan makan model ramesan lagi. Gue memesan ayam bakar dengan sayur kol aja dan memang nggak pakai lama karena bisa langsung gue bawa ke meja makan. Oke, makanan beres! Sekarang gue mau pesan minuman, gue pengen teh tarik hangat yang lagi-lagi nggak gampang buat mendapatkannya. Padahal udah gue samperin ke konter minumannya dan bilang “I want The Tarik, just one, please!”, hampir ada 5 menitan (entah gue dicuekin atau itu yang buat minuman pura-pura nggak denger), baru teh tarik gue dibuat.
restoran kapitan india
nah ini makan yang model ramesannya
masakan india di penang
mirip-mirip nasi padang ya?
Tapi diluar rasa sebel gue terhadap pelayan Restoran Kapitan ini, rasa masakannya enak, ayam bakarnya penuh bumbu dan meresap sampai ke dalam (cieeelah). Sayur kol-nya yang gue pikir hambar, ternyata ada rasanya yang cenderung gurih asin. Teh tarik hangatnya juga enak, bikin perut nyaman. 

Nasi Putih : 1.3 MYR
Sayur Kol : 1.1 MYR (7.5 dari 10)
Ayam Bakar : 4 MYR (8.5 dari 10)
Teh Tarik : 2.9 MYR (8 dari 10)

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK