Kenikmatan Tiada Tara dari Nasi Jagung Pasar Gede Purwodadi!

July 18, 2017

nasi jagung grobogan


Apa yang paling gue kangeni pas pulang kampung ke tanah kelahiran di Purwodadi? Nasi jagung! Apaan ki nasi jagung, nasi campur jagung? Hmm... Kalau yang belum tau nasi jagung apa, jadi nasi jagung ini sejatinya adalah jagung tumbuk, bukan nasi dicampur jagung. Jadi jagungnya ditumbuk sampai halus, hampir berbentuk butiran-butiran kecil, nah dikukus sampai matang, dibungkus dengan daun pisang, terus dimakan dengan yang namanya gudangan (urap), duh jadi pengen lagi!

Nah, gue nggak tau di kota-kota lain ada apa nggak, cuma karena gue lahir di sini dan tiap tahun pulang kampung ke Grobogan Purwodadi, ya jadi gue taunya nasi jagung asalnya dari sini. Dimana nyarinya ki? Biasanya sih di depan rumah mbah kalau pagi ada yang lewat, cuma kemarin pas gue tungguin nggak datang-datang. Ada yang jual nasi jagung enak di Pasar Gede Purwodadi, gue beli yang di lantai 2, sebenernya di lantai 1 juga ada kok, sama aja. Di lantai 2 pasar gede Purwodadi ini yang jualan Ibu-Ibu, pas naik tangga dari bawah ke atas, lo bakal langsung melihat di bagian tengah pasar ada Ibu-Ibu dengan payung besar yang berjualan nasi jagung.
nasi jagung pasar gede purwodadi
ini Ibu yang jual nasi jagungnya
nasi jagung pasar gede grobogan
nah lauknya tinggal milih deh tuh
nasi jagung grobogan purwodadi
lento sama bakwan jagungnya manggil-manggil 
nasi jagung pasar purwodadi
ini juaranya dan pasangan serasinya
Lo bisa makan nasi jagung di sana karena disediakan kursi kayu di depan Ibunya, tapi gue waktu itu ngebungkus aja. Lauknya ada ikan asin, bakwan jagung, tempe goreng, dan lento. Sebungkus nasi jagung harganya cuma 3.000 aja, itu udah pakai gudangannya (urapnya), murah banget kan? Kalau tambah ikan asin dan lainnya cuma 1.000 aja. Sampai rumah buru-buru buka bungkusan nasi jagungnya dan makan pakai tangan. Rasanya, duh alamak! Perfecto enaknyo! Nasi jagung, pakai ikan asin, kena sambelnya yang luar biasa pedesnya (ngeces gue ini nulis artikel). Jarang-jarang lo orang Jawa bikin sambel bisa "pedes beneran" dan nampol. Di Jakarta nggak ada yang begini nih, nggak ada bener, kalau ada yang tau atau pernah makan nasi jagung di Jakarta, kasih tau gue ya.
nasi jagung pasar gede purwodadi
itu sambel bikin merem-melek!
Fyi aja, sejarahnya nasi jagung ini mirip-mirip tiwul, jadi karena beras mahal, masyarakat pedesaan mengganti beras dengan jagung yang ditumbuk karena harganya jauh lebih murah dan menjadi makanan pokok saat itu. Makannya jangan heran kalau nasi jagung ini juga enak dibuat olahan nasi goreng. Selamat makan nasi jagung!


Nasi Jagung Gudangan + Ikan Asin : (9 dari 10)

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK