The People's Cafe, Summarecon Mall Serpong: Dua Jempol Buat Minuman Yang Gue Pesen!

July 05, 2017

the people's cafe sms

Gile Eki sekarang udah jadi anak Tangerang, mainnya jauh coi ke Summarecon Mall Serpong, bahasa gaul anak sini nyebutnya “SMS”. Minggu terakhir di bulan puasa kemarin, gue tumben-tumbenan diajakin si Andi (temen gue yang nge-trip bareng ke Makassar kemarin) keluar buat main, biasanya ni anak susah banget diajak keluar. Akhirnya setelah buka puasa di kantor, sekitar jam 7 malem gue cus naik motor ke SMS.

Gue nggak tau apa-apa daerah Serpong ini, wilayah Tangerang dan sekitarnya, dikirain jaraknya deket dari kantor (Green Office Park), ternyata lumayan jauh njir ke SMS! Hmmm…ada kali ya sekitar 30-40 menitan naik motor. Gue yang baru pertama kali ke Summarecon Mall Serpong, norak banget karena tau bahwa konsep mall-nya ini mirip Summarecon Mall Bekasi. Jadi lokasi tempat makan, kafe, sama restorannya, letaknya ada di pinggir bangunan, tapi meja sama kursi duduknya ada di tengah-tengah ruangan terbuka, jadi ala-ala semi outdoor gitu lah. Asik suasananya kalo malem (buat grepe-grepe) sambil makan (wakakakak...).

Balik ke topik, letak The People’s Café Summarecon Mall Serpong ini ada di lobi utama. Simbol ikoniknya adalah pajangan sepeda yang ada di bagian dindingnya dan juga sekaligus jadi spot foto favorit pengunjung "SMS" walaupun mereka nggak masuk dan beli makanan di The People’s Café ini (typical Indonesia banget). Masuk ke dalem The People’s Café ini nuansanya unik, banyak pernik-pernik yang berasal dari barang-barang sehari-hari yang sering terabaikan kayak wadah kargo barang (apasih namanya itu) yang ternyata lucu juga kalau jadi dekorasi ruangan yang digantung-gantung gitu. Kreatif!
the people's cafe summarecon mall
interiornya lucu, instagramable!
the people's cafe summarecon mall serpong
susah deh ya punya Ismaya, tisu-nya cetak sendiri dan halaman log-in Wi-Fi-nya pun cakep!
the peoples cafe summarecon mall serpong
keramiknya mau! warna ijo sama motifnya bagus!
the peoples cafe tangerang
eh boleh lah ya kali-kali mejeng di blog sendiri. hehe
Gue pesen pizza, kentang goreng, roti bakar, minumnya strawberry passion cooler. Nggak lama pesenan dateng, oke pertama yang bakalan gue bahas adalah rasa pizza-nya, tapi maaf gue lupa namanya, pokoknya isiannya ini yang pake daging sama sosis. Jadi pizza-nya The People's Cafe ini adalah pizza Italia bukan Amerika, adonannya tipis dan bukan roti, gue pengen pizza ini karena emang udah lama nggak makan pizza Italia yang tipis kayak gini (terakhir di Jogja apa ya pas mau lulus kuliah di Il-Mondo). Ngiler karena pas lagi liat-liat menu di meja sebelah pesen pizza yang keliatannya enak tapi ternyata setelah tersaji di meja gue (entah kenapa) kenikmatan itu berkurang. Pertama yang membuatnya berkurang adalah aroma pizza-nya yang (apa ya) "sangit" sebutannya kali ya. Aroma tepung dari hasil pembakarannya di tungku menurut gue aromanya terlalu nyengat nggak enak, ditambah sama aroma daging-nya yang entah kenapa baunya “aneh”, nggak tau ya apa emang begitu atau gue-nya aja yang kampungan deh. Tapi eh tapi, gue makan pizza Italia beberapa kali di warung pizza berbeda, aromanya juga biasa aja dan nggak se-menyengat ini. Ah entahlah! Tapi secara keseluruhan rasa pizza-nya lumayan lah, daging plus sosisnya yang berpadu dengan keju mozzarella yang melted pas diangkat, beuh!
pizza the peoples cafe
nah ini pizza-nya, ulala!
pizza the peoples cafe sms
enak kok, tapi aromanya itu yang mungkin nggak cocok di gue sih
Kedua yang gue icip adalah roti bakarnya, isinya itu cokelat, kacang, sama kelapa. Rasanya menurut gue unik hasil dari ketiga campuran tadi, ada rasa manis dari cokelatnya tapi nggak dominan, dipadu rasa sedikit gurih dari kelapanya, dan ada sensasi ngunyah dari kacangnya. Bolehlah! Ketiga adalah kentang gorengnya yang ukurannya standar, nggak kurus-kurus amat tapi juga nggak gemuk-gemuk amat (kayak siapaaa?), yang bikin beda adalah kentangnya ini digoreng sama adonan tepung lagi, jadi hasil lapisan luar kentangnya ini timbul tekstur krispi yang ngasyikin banget dikunyah di mulit (apasih). 
roti bakar the peoples cafe sms
nah ini roti bakarnya, rasanya unik (dominan kelapanya daripada rasa cokelatnya)
french fries the peoples cafe
nah kentangnya krispi, tapi tampilannya terlalu berminyak ya?
Terakhir dan menjadi yang paling gue suka di The People’s Café Summarecon Mall Serpong ini adalah minumannya. Jadi minum yang gue pesen ini namanya strawberry passion cooler yang isinya itu adalah campuran buah markisa, sirup stroberi, dicampur sama air soda, dan itu rasanya enak banget. Isinya bukan jus markisa ya, tapi beneran daging dari buah markisanya, (jujur) baru pertama kali gue nyobain isi daging buah markisanya langsung dan seger banget! The best buat minumannya!
markisa soda the peoples cafe
ini dia ni juaranya di sini! seger banget!
Pizza Daging Sosis (6 dari 10)
Kentang Goreng (7 dari 10)
Roti Bakar Cokelat (7 dari 10)
Soda Markisa (Strawberry Passion Cooler) (9 dari 10)

You Might Also Like

1 komentar

  1. Laptopnya bagus ya bisa nyala belakangnya.

    ReplyDelete

GOOGLE+