Kesurupan Sambel di Warung Sambel Mentah Dadakan Tasik, Serpong!

September 05, 2017

sambel dadak tasik serpong


Gue jarang-jarang me-review warung tenda kaki lima yang sekarang udah jadi tempat makan penyetan favorit di daerah Serpong. Iya, sejak artikel ini gue tulis dan terbit, udah terhitung 8 kali gue makan di Sambel Mentah Dadakan Tasik ini. Jadi awalnya gini, gue udah hijrah dan pindah kos di daerah Rawa Buntu, Serpong, otomatis dong pas malam hari gue butuh asupan buat mengisi perut. Makan di sekitar kos-kosan emang ada, tapi masa iya setiap hari makan itu-itu terus, bosen lah ya! Akhirnya melanglang buana lah gue ke Jalan Ciater Raya dan nggak sengaja menemukan warung tenda Sambel Mentah Dadakan Tasik ini. Pertama kali coba langsung jatuh cinta dan suka.

Jadi warung tenda Sambel Mentah Dadakan Tasik ini berada Jalan Ciater Raya, BSD Serpong yang kalau dilihat dari jalan raya hanyalah sebuah warung kaki lima penyetan biasa. Tapi hal itu berubah menjadi luar biasa ketika masuk ke dalamnya, hah emang ada apaan ki? Ada meja, ada kursi, ada abang-abangnya (apasih ki). Iya, jadi pas masuk ke dalam warung tendanya, kita bakalan langsung melihat sederetan menu-menu penyetan yang bisa kita pesan, mulai dari ayam, ikan, ati ampela, tahu tempe, dan lainnya. Semakin menarik lagi, di sana banyak pete bergelantungan dan banyaknya lalapan di tampah. Liat yang begini mata gue langsung berbinar-binar dan makin bikin perut kelaperan.
sambel mentah dadak tasik serpong
nah itu tuh lalapannya di tampah, banyak banget...
                                 
Kalau dilihat dari luar, tendanya tertulis “sambel goang, sambel terasi, dan sambel tomat” dengan font besar berwarna merah. What the hell is that sambel goang?! Penasaran kan? Iya jadi sambel goang adalah sambel mentah khas Sunda. Gue udah mencoba dari ketiga jenis sambelnya di sini. Kerennya, yang gue perhatiin selama 8 kali gue makan di sini adalah mereka membuat ketiga jenis sambel itu dengan tiga wadah yang berbeda. Sambel goang dibuat pakai semacam tumbukan kayu, sambel terasi dan sambel tomat dibuat pakai 2 cobek yang berbeda. Tau kan tujuannya apa? Iya, supaya rasa sambelnya nggak tercampur satu dengan yang lainnya. Lalu, siapa juaranya? Jeng jeng jeng jeng…… the winner is sambel goang! Buset sambel pedesnya nggak ketulungan bikin mulut dan bibir kebakaran, perut panas, kepala gatel, baju basah kuyup, ngomel-ngomel sendiri. Sambel setan kalah, sambel gledek Bu Uju kalah. Sekarang, sambel goang ini menjadi sambel terpedas yang pernah gue coba, tadinya sambel paling pedas predikatnya ada di sambel gledek-nya Bu Uju. 
sambel mentah tasik serpong
ini dia sambel goangnya, jangan remehin tampilannya
Oke, beralih ke sambel berikutnya yaitu sambel terasi, yang bisa gue bilang “kuat” banget. Kuat dalam artian komposisi terasi di sambelnya ini gue rasa 70:30 (70% terasi, 30% cabe), jadi bikin warna sambelnya lebih kecokelatan dengan aroma terasi yang lumayan menggugah selera makan. Tingkat kepedesannya memang dibawah sambel goang, tapi masih lumayan pedes yang dipadu sama rasa terasi yang “kuat” tadi. Penyajian sambel terasi ini berbda dengan sambel goang, kalau sambel goang penyajiannya kering (nggak basah), tapi kalau sambel terasi ini basah dan cenderung berair. Terakhir, adalah sambel tomat, yang punya level kepedesan paling biasa, karena seperti namanya sambel tomat pasti komposisinya lebih banyak tomatnya daripada si cabenya. 
sambel mentah serpong tasik
lele goyeng, tahu goyeng...
 [update] Ternyata mereka punya sambel baru yaitu sambel setan, level pedesnya berada di setelah sambel goang. Sambel setan ini adalah sambel mentah berupa cabe rawit merah yang diuleg bersama garam, tanpa bawang putih dan campuran lainnya, aromanya khas dan menusuk banget. Oh iya, semua sambel di sini gratis dan kalau masih kurang tambah sambel juga gratis! (Ajegile, cabe bukannya mahal ya?).

Woi ki, daritadi ngebahas sambelnya terus? Kapan ngebahas makanannya? Iya iya, soalnya yang jadi center of attention di warung Sambel Mentah Dadakan Tasik ini emang sambelnya sih, gue bisa deh kayaknya makan pakai nasi, tahu, sama sambelnya aja, bener-bener bikin nafsu makan naik. Oke, untuk makanannya sebenernya nggak ada yang spesial, standar penyetan kaki lima, ayam goreng, lele, ikan gurame, ati ampela, tahu tempe, dll.

Nah cuma, ada 2 hal lagi yang bikin warung Sambel Mentah Dadakan Tasik ini berbeda dari kebanyakan penyetan kaki lima lainnya, pertama adalah nasi dan kedua adalah lalapannya, kenapa? Tambah nasi di sini dan lalapan di sini gratis ambil sepuasnya. Nasinya di sini nggak disajikan porsian, tapi ditaruh di dalam bakul bambu yang menurut gue nasi untuk 1-2 porsi itu banyak banget isinya. Sedangkan untuk lalapannya yang bikin asyik adalah kita bebas pilih dan ambil sendiri. Pilihan lalapan yang lengkap mulai dari timun, selada, kol, terong lalap, sampai leunca. Seperti yang gue bilang di awal, kalau yang suka pete juga ada, tapi berbayar, kalau nggak salah 8.000-an satu deretnya.
warung sambel dadak serpong
nasinya satu bakul, buanyak banget!
warung sambel mentah serpong
timunnya mengkel kan?
Pokoknya, warung Sambel Mentah Dadakan Tasik ini bener gue rekomendasikan bagi yang gila pedes, terlebih sepertinya namanya "dadakan" yang memang sambelnya baru dibuat/diuleg ketika ada yang pesan, jadi bikin rasanya fresh dan seger. Hal lain yang patut diacungi jempol adalah kebersihannya dan keramahan dari si penjual serta pelayannya, mereka nggak segan mengucapkan kata "maaf" ketika memberikan pesanan yang salah dan lama. Lokasinya berada di Jalan Raya Ciater yang mengarah ke bundaran arah Ciputat sebelum perumahan Ciater Raya, persis di depan puter balikan (u-turn) (ini koordinatnya). Selamat kepedesan!

Nasi + Ayam : Rp 20.000 
Nasi + Lele : Rp 18.000
Sambel Goang : Gratis (9 dari 10) Luar biasa!
Sambel Setan : Gratis ( 8.5 dari 10) Aromanya!
Sambel Terasi : Gratis (8 dari 10) Terasinya!
Sambel Tomat : Gratis (7 dari 10) Manis!
Nambah Nasi : Gratis
Lalapan : Gratis
Teh Tawar : Gratis

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners