Telaga Biru Cigaru, Cisoka: Kubangan Air Terindah Dengan 3 Warna Berbeda

6:21:00 AM

telaga biru cigaru

Wisata apa sih yang ada di Tangerang?
Tangerang punya wisata alam apa?

Pertanyaan yang ada di benak pikiran semenjak bulan Agustus lalu, karena penasaran “apa sih yang bisa gue explore di daerah Tangerang sini?”. Pas gue coba browsing di internet sebenernya banyak banget ketemu wisata yang basisnya alam, mulai dari Taman Kota, Danau Cipondoh, Situ Gintung, Situ Cihuni, Situ Pondok Benda, dan salah satunya adalah Telaga Biru Cigaru ini (kasih tau gue ya kalau ada yang lain). Dari list nama-nama tempat wisata alam yang gue sebutin tadi, emang Telaga Biru Cigaru ini yang paling mentereng dan bikin kaget ketika lo liat gambarnya di internet. Sebenernya udah penasaran dan pengen banget ke sana dari bulan Agustus lalu, cuma emang nggak punya waktu karena tiap weekend gue harus pulang ke Bekasi (jatahnya nemenin nyokap kemana-mana, haha…).

Nah kebetulan kemarin ada hari libur di hari kamis (21 September 2017), pulang ke Bekasi butuh biaya lumayan (naik gojek bolak-balik, naik KRL juga, Jumat harus balik lagi, lelah!), tanggal tua/akhir bulan juga (kere bin tongpes), akhirnya memutuskan buat nggak pulang ke Bekasi. Niat awalnya di hari libur itu sebenernya pengen nyari es krim Aice di daerah Tangerang, pengen muterin sampai dapet karena gue searching di maps ketemu lokasi-lokasi yang jual ini es krim. Mikir dua kali, tapi itu ngebuang waktu sebentar doang (sisanya bosen lagi di kosan), akhirnya gue batalkan misi mencari es krim Aice itu dan bikin rencana dadakan buat ke Telaga Biru Cigaru ini. Sekitar jam 2 siang gue cus dari kosan di Rawa Buntu naik motor cuma ngandelin panduan navigasi dari GPS di hp. Saran dari gue kalo lo naik motor dan pakai aplikasi Waze, aktif-in dulu button “Avoid Toll-Road” di aplikasinya, tujuannya supaya si GPS-nya nggak nyaranin lo lewat jalan tol.

telaga biru cigaru cisoka
merah adalah rute berangkat, hijau adalah rute pulang (nyangsang malemnya di SMS, haha)
Dari kosan gue di Rawa Buntu sampai ke Telaga Biru Cigaru ini jaraknya sekitar 45-50 km, dengan waktu tempuh (kalo naik motor) sekitar 1-2 jam, mungkin naik mobil bakalan lebih lama lagi. Lokasi tepatnya berada di Kampung Cigaru, Desa Cisoka, Kabupaten Tangerang. Banyak yang bilang jauh ketika gue stories di lokasi kemarin “gila, jauh banget ki”, “ki, lo mainnya jauh banget!”, hahaha.. Tapi menurut gue sih ini standar perjalanan, gue pernah naik motor paling jauh itu dari Jogja ke Dieng (130 km) atau Jogja ke Semarang (150 km), yang keduanya gue tempuh sekitar 4-5 jam perjalanan. Jauh kalau dibilang jauh, deket kalau dibilang deket. Kalau lo traveling dan ngeluh terus selama perjalanan, maka traveling lo nggak bakalan asik dan apalagi seru. Nikmatin aja perjalanan traveling yang lo lakuin mulai dari keluar rumah sampai masuk rumah lagi, karena itulah yang dicari, bukan tujuan/destinasinya semata (hazeeeek… gaya lau ki!).

Selama perjalanan dari Serpong ke Telaga Biru Cigaru ini, suasananya familiar dan kampung banget (dalam konteks positif lo ya). Suasananya persis dan identik banget kayak di daerah Imogiri atau Gunung Kidul, apalagi ketika udah masuk ke desanya. Bentuk bangunan rumahnya, orang-orang yang duduk di depan rumah sekedar ngobrol, aroma kayu bakar yang ngebul dari dalem pawon (dapur) sampai ke jalan itu bikin nenangin hati dan ngademin pikiran banget. Emang pas belok ke gang desanya pastinya lo bakalan bertanya-tanya “apa iya bener ini jalan ke lokasinya?”, dari belokan di jalan raya pun nggak ada papan petunjuk arah ke lokasi wisata ini. Tapi tenang aja, lo udah bener kok, jalan aja terus sampai ketemu gapura kayu sebagai pintu gerbang masuk yang bertuliskan “Selamat Datang Wisatawan Telaga Biru”. Di sana lo bakalan bertemu dengan pejaga yang bakal narikin uang retribusi 5000 Rupiah, murah meriah kan! Lo nggak hanya ngasih uang aja kok, karena bakalan dikasih tanda bukti kertas tiket masuk dari wisata Telaga Biru Cigaru ini. Ya harapan gue sih semoga aja uang yang masuk bener-bener dipakai buat kepentingan bersama demi menjaga lokasi wisata ini lebih baik lagi (cieeelaah!).
jalan ke telaga biru cigaru
ini jalanan yang bakal lo lewatin ke Telaga Biru Cigaru
pintu masuk telaga biru cisoka
pintu masuk ke Telaga Biru Cigaru
Sampai di area Telaga Biru Cigaru ini lo bener-bener dibikin takjub, nggak perlu jauh-jauh ke danau dua warna di Dieng, di Tangerang punya danau tiga warna! Haha… Eh beneran, gue bukannya berlebihan atau apa ya, pokoknya apapun review yang ada di blog ini gue ceritain sejujur mungkin, kalau itu bagus/enak pasti gue bilang bagus/enak, begitu sebaliknya. Telaga Biru Cigaru ini punya 3 kolam dengan warna air yang berbeda, kolam pertama warnanya itu ijo butek (ijo karung goni tau nggak?) dan di sini ada wahana air bebek-bebekannya. Kolam kedua ada persis di sampingnya, warnanya hijau muda cerah dan di sini juga ada wahana kapal getek yang ada love-love-nya (norak menurut gue sih, haha..). Nah, kolam ketiga adalah kolam yang paling besar di Telaga Biru Cigaru ini, warnanya hijau tapi tersamar ada warna biru tosca di sana, di sini juga ada kapal getek kayu (nggak ada love-love-nya) dan kapal mini buat foto yang menurut gue instagramable banget (dua-duanya bayar ya, tapi maaf gue nggak sempet nanya berapa harganya).
telaga biru cisoka
panorama adalah mode kamera terbaik di sini
telaga biru cisoka cigaru
keliatan nggak beda warna airnya?
telaga biru tangerang
ini kolam kedua yang warnanya hijau kemudaan
telaga biru tangerang cisoka
ini kolam ketiga yang paling gede dan itu kapal geteknya
wisata telaga biru cisoka
nah ini kapal yang gue bilang instagramable di kolam ketiga
Airnya dong airnyaaaaa!! Bening bangeeet, saking beningnya lo bisa liat ikan-ikan berlenggak-lenggok dengan indahnya di bawah sana. Pas mau pulang, di parkiran gue ngobrol bentar sama bapak tua super ramah dan murah senyum yang ngejagain motor gue. Menurut si bapak, Telaga Biru Cigaru ini dulunya bekas penambangan pasir dan lubang-lubangnya ditinggalin gitu aja, sampai suatu ketika ada air muncul dari dasar secara tiba-tiba yang mengisi lubang-lubang itu dengan warna air yang berbeda. Bahkan ternyata Telaga Biru Cigaru ini juga ada mitosnya, katanya pernah ada bidadari yang mandi di lubang kolam itu yang bikin warna airnya berbeda. Ya, mau bagaimanapun mitos tetaplah mitos, ada yang percaya dan ada juga yang (boleh) nggak percaya. Tapi menurut intelegensi gue nih (cieelah!), air yang ada di lubang itu asalnya dari air hujan yang turun, menggenang dan mengendap. Terus kenapa warnanya bisa berbeda-beda, (mungkin) jenis kandungan tanahnya juga berbeda atau bisa jadi ada tumbuhan air yang hidup di sana. Ini sama persis mirip lubang-lubang bekas penambangan timah di Pulau Bangka, gue liat banyak lubangnya itu juga tergenangi air dengan warna yang berbeda.

wisata telaga biru cigaru
airnya beneran biru, ini warna aslinya (kontrasnya nggak gue naikin)
telaga biru cigaru tigaraksa
bening banget airnya, tapi katanya kadar asamnya tinggi
telaga biru cisoka tigaraksa
ini bukan laut ya, ini kubangan air doang (yang bisa super jernih)
telaga biru
jangan takut kelaperan di sini
So, Telaga Biru Cigaru termasuk wisata yang gue rekomendasiin buat lo datengin. Di area Telaga Biru Cigaru ini juga banyak warung-warung makan yang nyediain mi instan atau makanan lain seperti ketoprak enak yang gue beli cuma 8.000 Rupiah aja. Rasa bumbu kacangnya ada campuran daun jeruk nipisnya yang bikin beda dari bumbu kacang ketoprak yang lain, the best pokoknya, silahkan cari kalo lagi main ke Telaga Biru Cigaru ini. Selamat berkunjung!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+