Bertemu Kembaran di The Parlor, Dago, Bandung (Awas Kaget!)

Oktober 23, 2017

the parlor bandung

Di Bandung banyak banget kafe buat nongkrong asyik, apalagi kalau kafenya punya konsep bagus dan menarik, udah pasti bakalan hits. Dari sejumlah kafe yang pernah gue datangi di Bandung ini rata-rata lokasinya termasuk sulit untuk dijangkau. Lokasinya nggak berada di pinggir jalan besar, nggak berada di dekat tempat wisata, tapi lokasinya masuk ke dalam sebuah gang kecil atau bahkan harus menanjak naik turun, salah satu kafe itu adalah The Parlor. Lokasinya berada di Jalan Raya Ranca Kendal Luhur No.9, Dago, kalau mau ke The Parlor ini harus masuk ke dalam sebuah kompleks perumahan, naik turun jalan yang sempit, dan barulah kita sampai.

Bukan tanpa alasan kalau lokasi The Parlor ini agak masuk ke dalam, sedikit susah dicari, dan berada di dataran yang lebih tinggi karena pemandangan yang bakalan didapatkan dari The Parlor ini bener bagus. Gue di siang hari ke sini dan sepetinya kalau malam hari kerlap-kerlip lampu Kota Bandung juga terlihat semua dari sini. Eh iya, The Parlor ternyata nggak hanya sebuah kafe atau tempat makan aja, karena juga memiliki sebuah galeri seni yang di dalamnya terdapat lukisan dan benda-benda seni yang unik. Galeri seni di The Parlor ini lumayan luas dan banyak spot yang bisa dijadikan objek foto kekinian dan foto-foto OOTD. Di area galeri seninya juga terdapat toko souvenir yang menjual berbagai macam pernak-pernik lucu (tapi rata-rata buat cewek).
the parlor di bandung
ini galeri seninya di The Parlor
cafe the parlor di bandung
spot-nya cantik-cantik buat foto OOTD

art gallery the parlor bandung
masuk ke galeri seninya gratis kok
ootd the parlor bandung
nih buktinya, kalau jalan sama mereka pasti foto-foto terus
Nah masuk ke dalam bagian tempat makannya, The Parlor ini punya konsep outdoor, khususnya di lantai bawahnya. Sedangkan di lantai atasnya punya kelebihan tersendiri karena akan mendapatkan pemandangan yang cakep banget. Di atas, selain mendapatkan pemandangan kota Bandung yang indah, angin yang berhembus juga lumayan semilir, bikin ngantuk malah. 

Gue ke The Parlor sekitar jam 1 siang, dimana matahari lagi terik-teriknya menyinari bumi. Pengen banget minum yang seger-seger di sini, maka terpesanlah Kiwi Mojito (bacanya mohito) dan yang lain pesan minuman yang berbeda (tapi gue lupa masing-masing namanya apa). Penyajian minuman di The Parlor ini nggak pakai gelas kaca walaupun kita dine-in, penyajiannya tetap pakai cup plastik bertuliskan The Parlor. Warna-warni, yes, the colours is beautiful! Rasa dari Kiwi Mojito ini punya rasa asem menyegarkan (bukan asem-asem menyebalkan), rasa asemnya datang dari potongan buah kiwinya dan rasa segernya datang dari soda yang bercampur dengan es batunya. Gue juga sempet mencoba beberapa minuman punya temen dan yang terenak adalah minuman peach apa gitu. Minuman peach-nya nggak pakai soda, tapi buah peach-nya itu bikin seger keseluruhan rasa minumannya (peach itu buah persik, di Indonesia jarang ada). Minuman lainnya menurut biasa aja, termasuk thai tea-nya. 
kafe the parlor bandung
ini kafe The Parlor-nya
kafe the parlor dago bandung
ini yang di rooftop-nya (eh itu si masnya liat-liat aje)
cafe the parlor dago
pemandangannya luar biasa dari rooftop-nya The Parlor
menu the parlor bandung
ini salah satu halaman menunya, kalau siang liat gambar minumannya (duh!)
minuman the parlor bandunng
yang haus, yang haus....!!
cafe rooftop the parlor bandung
kiwiii... asem kecut seger enakeun!
the parlor dago
anak sosmed ya semuanya sibuk sendiri deh ya
Harga rata-rata minuman di The Parlor ini sekitar 25.000 – 30.000-an, masih termasuk standar atau murah? karena mendapatkan bonus pemandangan dan banyak spot foto di sini? Nah, pas gue sama temen mau turun ke bawah buat bayar, eh tiba-tiba temen berbisik ke gue “eh itu Ariel ki?”, “hah? Ariel Tatum?” Ternyata di bawah ada kembaran gue, si Ariel Noah yang sendirian datang ke The Parlor ini cuma pakai kaos oblong putih dan celana pendekan doang (yaelah!).

ariel bandung dago
taraaaa.... ini dia kembaran saya...
So, menurut gue The Parlor termasuk salah satu kafe yang asyik di Bandung, nggak terlalu ramai (padahal gue ke sini weekend). Tapi perlu diingat ya, The Parlor buka jam 11 pagi sampai jam 11 malam, jangan kayak gue ke sini nggak baca info dulu bukanya jam berapa, akhirnya pagi-pagi ke sini masih tutup. Selamat berkunjung!


Kiwi Mojito : Rp 25.000 (8 dari 10)

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK