The House of Raminten, Kotabaru: Ada Apa Dengan Es Carica?

November 25, 2017

house of raminten

Raminten oh Raminten… Siapa orang Jogja yang nggak tau Raminten, tempat makan yang seolah menjadi destinasi kuliner wajib ketika main ke Jogja. Gue pribadi punya banyak cerita di tempat ini, selama kuliah di Jogja kurang lebih 4 tahun lamanya, nggak terhitung berpaa kali gue ke The House of Raminten. Selain memang karena harganya yang murah, nuansanya yang “njawani” banget, Raminten ini buka 24 jam alias nggak pernah tutup. Paket lengkap banget kan buat mahasiswa rantau di Jogja?

Tapi emang sebenernya ada beberapa orang (khususnya orang tua sih), yang nggak terlalu suka dengan suasana “njawani” dari The House of Raminten ini. Kenapa emang? Iya, rata-rata dari mereka yang gue rekomendasikan buat ke sini banyak yang bilang kalau aroma dupanya dirasa terlalu menyengat. Memang nggak bisa dipaksain sih, suka atau nggak itu adalah urusan pribadi (iya nggak?). Nah, di area depan The House of Raminten ini ada 2 buah kereta kuda yang menjadi spot favorit buat berfoto dan di area belakang deket kamar mandi ada kandang kuda yang bakalan ngasih aroma yang khas banget. Buat nyantai dan makan di Raminten, mereka punya area lesehan di lantai 2 dan sebagian di lantai bawah, sisanya adalah meja kursi biasa.
raminten kotabaru
ini tampak bangunannya dari luar
raminten di kotabaru
eh ada yang liat-liat tuh
the house of raminten
nih area lesehannya, kursi rotannya nyamnyes tuh
kadang di sini ada yang lagi mbatik
Selama gue kuliah di Jogja dan bolak-balik ke Raminten, banyak makanan minuman yang pernah gue coba, mulai dari yang ekstrem sampai yang biasa aja. Gue pernah nyobain Jangkrik Goreng Keju, Es Melon yang disajikan pakai setengah melon utuh, Wedang Sereh Hangat yang gelasnya tingginya bukan main, atau Es Cendol yang gelasnya mirip gayung raksasa. Dari semua makanan dan minuman yang aneh-aneh itu, ada satu minuman yang paling favorit dan wajib gue pesan ketika berada di Raminten ini, itu adalah Es Carica.

Nah, kemarin di akhir Oktober 2017 gue menyempatkan buat mampir ke The House of Raminten, tujuannya hanya satu (nggak lain nggak bukan) yaitu memesan Es Carica kesayangan. Pertama kali gue tau Es Carica ini harganya cuma 9.000-an tapi sekarang udah naik jadi 14.000. Penyajian Es Carica-nya dari dulu sampai sekarang nggak berubah, masih disajikan menggunakan gelas besar dan dengan sebutir anggur merah didalamnya, yang bikin tampilannya cantik banget. Yaelah ki, buah carica doang mah banyak yang jual! Iya, bener banget buah carica (oleh-oleh khas Dieng) ini udah gampang banget ditemuin di hampir setiap toko oleh-oleh di Jogja. Bedanya adalah itu kebanyakan buah carica dibuat oleh-oleh (dikemas) dan yang di Raminten itu dijadikan sajian minuman yang nyegerin banget.  
the house raminten
nih tampilan menu barunya, kelihatan nggak?
Siang hari ke Raminten hanya gara-gara kangen sama Es Carica-nya emang beneran niat lu ki! Duduk manislah gue di kursi area belakang dan menu pun diantar oleh pelayan perempuan berkebaya. Terakhir ke Raminten ini sekitar 2 tahun lalu, sekarang pas buka buku menunya ternyata banyak yang baru, salah satunya adalah Siomay yang akhirnya gue pesan. Jujur aja, rata-rata masakannya Raminten ini nggak pernah mengecewakan. Ketika siomay-nya datang diantar ke meja, gue kaget dengan tampilan platting yang cantik banget, satu porsinya terdiri dari 4 buah siomay dan 2 buah tahu kuning. Rasanya? Aroma ikan tenggiri langsung tercium ketika mau menggigit siomay-nya, rasa ikan tenggirinya dominan di sini, jadi nggak hanya tepung aja. Begitu juga dengan bumbu kacangnya yang gurih dan hangat, cakepnya lagi penyajiannya dipisah. 
es carica raminten
nah ini dia nih kesayanganku!
es carica the house raminten
tuh siomay-nya yang endess itu
Jadi, The House of Raminten ini cocok buat yang mau merasakan makan dengan suasana Jawa yang authentic banget (bahkan ekstrem), tapi inget di sini memang punya aroma dupa bakar kuat. Kalau weekend harap sabar aja karena waiting list-nya bisa panjang banget. Selamat berkunjung! Jangan lupa cobain Es Carica-nya!

Es Carica : Rp 14.000 (9.8 dari 10)
Siomay : Rp 15.000 (8.5 dari 10)

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners