Membeli dan Menggunakan Yikatong di Beijing: Xie...Xie...to Nice Young Lady!

Februari 07, 2018

Seperti cerita gue di bagian trip report, ketika pertama kali sampai di Dongzhimen Station gue susah berkomunikasi dengan mbak-mbak loket tiket subway di sana. Gue menjelaskan kalau ingin membeli kartu subway dengan saldo dan deposit, gue perjelas bahwa gue seorang turis dan sedang liburan di Beijing selama 4 hari, ketika di kasih kartu single trip ticket gue bilang no no no, doi tetep aja nggak ngerti. Akhirnya selama 2 kali perjalanan gue membeli dan menggunakan single trip ticket. 

Sampai pada Suatu saat di mana gue sedang kebingungan di depan loket salah satu stasiun subway (gue lupa di stasiun mana), gue disapa oleh perempuan muda yang pada awalnya mengira kalau perempuan muda itu adalah turis Indonesia karena mendengar percakapan berbahasa Indonesia gue dengan teman. Tapi alangkah senangnya kalau ternyata peremuan muda ini ingin membantu gue dengan kalimat awal yang keluar manis dari mulutnya "Can I help you?". Aaaaaah....!! Perempuan muda ini bisa berbahasa Inggris! Berkomunikasilah gue dengannya yang akhirnya perempuan muda ini sebagai perantara gue dengan petugas di loket yang nggak bisa berbahasa Inggris. Akhirnya gue mendapatkan Yikatong berisi saldo 50 CNY dan deposit 20 CNY, ini dia yang gue mau! Thanks to nice young lady! Xie...xie...!!

Jadi kartu Yikatong yang bersaldo itu berwarna biru, sedangkan yang single trip itu berwarna putih. 


menggunakan yikatong di beijing
sumber: mssoewito.blogspot.co.id
Perbedaan yang gue rasakan ketika memakai Yikatong bersaldo dan kartu single trip, nih gue jelasin;
  • Kalau menggunakan kartu single trip setiap naik subway harus membeli di loket atau di mesin terlebih dahulu (iyalah ki!). Harus selalu menyiapkan uang cash terus menerus ketika akan naik subway. Selain itu, mesin kartu hanya menerima pecahan 5, 10, 20, 50 CNY dan kembalian dari mesinnya pun berbentuk receh.
  • Kalau menggunakan kartu bersaldo di awal pembeliannya harus memperkirakan penggunaannya terlebih dahulu, misal selama 4 hari di Beijing isilah saldo sebesar 50 CNY itu sudah cukup. Tapi, jangan khawatir ketika saldo habis di tengah jalan, kita tetap bisa mengisi ulang saldonya di mesin tiket. Terus, kalau selama 4 hari penggunaannya nggak lebih dari 50 CNY bagaimana? Tenang, sisa saldonya akan tetap dikembalikan saat mengambil depositnya. 
Nah, untuk mengambil deposit 20 CNY-nya kita nggak bisa menukarnya di Dongzhimen Station, karena ternyata penukarannya harus di sebelah loket penjualan tiket Airport Express yang berada di bandara. Gue waktu itu udah ikut antrean panjang di Dongzhimen Station yang awalnya gue kira bisa menukarnya di sana, tapi setelah sampai depan loketnya dan dijelaskan oleh petugasnya bahwa gue harus menukarnya di bandara, oke sip.
menggunakan yikatong
maaf blur, tangan kedinginan banget, kaget, pertama kali mau naik subway
membeli yikatong di beijing
jalur masuk ke salah satu stasiun subway di Beijing (ini Exit B Wangfujing Station)
membeli yikatong di china
salah satu stasiun subway di Beijing (ini gue lupa dimana)
memakai yikatong di china
masih gue inget-inget ini dimana, termasuk salah satu stasiun subway bagus dan besar soalnya
memakai yikatong subway di china
jangan takut kebingungan pas naik subway, karena petunjuknya ada LED-nya

Oh iya, Yikatong ini nggak hanya bisa dipakai untuk subway aja, karena bisa digunakan juga untuk naik di bis kota di Beijing. Waktu itu gue pakai ketika naik bis 916 Express dari Dongzhimen Bus Station menuju Huairou (Mutianyu Great Wall) dan begitu juga pulangnya, tinggal tapping aja di bagian depan pintu masuk bisnya, beres. Tapi selama muter-muter kota Beijing gue nggak menggunakan bis karena rutenya terlalu rumit untuk gue pahami, haha (payah lo ki!).


memakai yikatong bis di china
bis mau ke Huariou (kota kecil di utara Beijing)
memakai yikatong bis di beijing
ini di Dongzhimen Bus Station

Selamat Bepergian!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK