Temple of Heaven, Beijing: Melihat Peninggalan Kaisar Ming & King

Februari 03, 2018


Temple of Heaven menjadi destinasi pertama yang gue datangi ketika sampai di Beijing. Sampai di lokasi sekitar jam 9 pagi dan membeli tiket terusan seharga 28 CNY, berarti kalau di Rupiah kan sekitar 58.000-an. Kenapa harus membeli tiket terusan? Iya, karena dengan harga 28 CNY ini kita udah bisa mendapatkan 4 akses masuk di area Temple of Heaven ini;

  1. Hall of Prayer for Good Harvest
  2. Circular Mound Altar
  3. Echo Wall
  4. Imperial Vault of Heaven
Jadi Temple of Heaven ini adalah tempat di mana Kaisar Ming dan Qing merayakan ritual dan pengorbanan dalam memberikan penghormatan ke surga, serta memohon supaya mendapatkan hasil panen yang melimpah. Temple of Heaven ini juga menjadi situs warisan dunia oleh UNESCO di tahun 1998. Saran gue, alokasikan waktu yang lumayan lama di Temple of Heaven ini karena areanya yang lumayan luas. Saran gue lagi sebaiknya belilah tiket terusan daripada harus satu per satu membelinya saat sudah berada di dalam, karena harganya lebih murah jika membeli tiket terusan. Harga satuannya kalau nggak salah lihat di dalam itu sekitar 20 CNY, mahal kan?
harga tiket masuk temple of heaven
ini loket buat beli tiket masuknya
harga tiket temple of heaven
nah itu yang di paling bawah, ketika masuk nanti akan dibolongi satu per satu (total 5 tempat)
winter di temple of heaven
jangan harap ada yang berwarna hijau di sini, semua daun warnanya cokelat
Untuk bisa ke Temple of Heaven ini lo bisa naik subway line 5 dan turun di Tiantan Dongmen Station dan keluar di Exit A. Exit A adalah pintu keluar terdekat untuk masuk ke Temple of Heaven melalui East Gate. Tapi harus gue kasih tau nih, kalau lo masuk lewat East Gate, maka keluarnya harus lewat situ lagi, harus. Jangan kayak gue waktu itu, masuk lewat East Gate dan keluar lewat South Gate, buat ke stasiun subway terdekatnya itu jauh banget. Inget ya, pokoknya kalau masuk lewat East keluar lewat East juga.

Nah jika masuk lewat East Gate maka kita akan melewati sebuah area dengan segerombolan orang-orang yang lagi asyik main kartu (taruhan/betting). Seru banget dan meriah ketika mereka teriak karena kalah dan juga karena menang. Oke, menuju spot pertama yaitu masuk ke dalam Hall of Prayer for Good Harvest, di mana bangunan ini menjadi yang paling ikonik di area Temple of Heaven. Di sini ada 2 bangunan besar yang difungsikan sebagai museum, berisi berbagai penjelasan sejarah sampai bekas peninggalan zaman kaisar Ming dan Qing. Bangunan bulatnya sendiri masih difungsikan sebagai tempat beribadah dan mengucap rasa syukur, membuat area tersebut dijaga oleh petugas dan tidak memperbolehkan wisatawan masuk ke dalamnya.

pemain kartu di temple of heaven
asik bos main kartu?
Hall of Prayer for Good Harvest di china
dingin bos?
Hall of Prayer for Good Harvest di china
ini isi dalam dari Hall of Prayer for Good Harvest
museum temple of heaven
ini salah satu museumnya, gede banget kan?
musim dingin di temple of heaven
ini gerbang masuk dan keluarnya
isi museum di temple of heaven
isi dalam musemnya, semuanya pinyin njir! mana gue ngerti nggak ada latin sama sekali
isi museum temple of heaven
nah ini replika dari Hall of Prayer for Good Harvest
isi museum temple of heaven
lonceng emas yang dipakai semasa Dinasti Ming
Lanjut ke spot selanjutnya yaitu Echo Wall dan Imperial Vault of Heaven, dimana keduanya saling berdampingan. Bangunan yang bentuknya mirip bangunan di spot pertama ini namun lebih kecil difungsikan oleh kaisar untuk berpuasa sebelum melakukan upacara memuja para dewa demi memohon panen raya. Sedangkan, Echo Wall adalah tembok yang mengelilingi bangunan ini supaya suara bising dari luar tidak terdengar masuk ketika kaisar berada di dalamnya.

imperial vault of heaven musim dingin
ini adalah Imperial Vault of Heaven, bentuknya mirip tapi atapnya lihat? menemukan perbedaannya?
Spot ketiga adalah Circular Mound Altar, berupa area yang digunakan untuk tempat berkomunikasi antara raja dan dewa. Altar ini terdiri dari 3 tingkatan dan punya bentuk yang berbeda-beda, yang bentuknya kotak mewakili bumi, yang bulat mewakili surga, dan ujung bulatannya adalah tempat berdiri sang kaisar. Katanya nih, kalau kita berdiri di tengah altarnya itu dan berbicara keras, konon akan terdengar juga suara keras juga yang menandakan kalau doa sudah didengar para dewa. Waktu itu gue nggak nyobain karena penuh banget wisatawan yang memang ingin bergantian berdiri di tengah altar itu. 

circular mound altar musim dingin
ini adalah Circular Mound Altar, semua serba putih di sini
circular mound altar di musim dingin
temboknya berwarna merah
musim dingin di circular mound altar
nah itu altar bulat yang di tengah, giliran udah kelar jepret foto, eh langsung ada yang ngacir ke sana, elah
Ketika akan meninggalkan area Temple of Heaven, gue melihat di salah satu sudut taman ada sekelompok orang yang sedang asyik bermain bulu tangkis pakai kaki. Hahaha…bukan bukan, jadi ini adalah olahraga asli China yang namanya Jiànzi. Katanya sih nenek moyang dari permainan bulu tangkis dan sepak takraw, karena yang ditendang itu juga menggunakan bulu angsa seperti shuttlecock, perbedaannya kalau shuttlecock Jiànzi ini di bagian bawahnya terbuat dari logam. Cara bermainnya, shuttlecock harus tetap terlempar supaya nggak menyentuh tanah, karena kalau jatuh maka akan menambah poin lawan. Seru banget liatnya!

olahraga jianzi beijing
keren si bapake!
olahraga jianzi di beijing
asik liatnya!
temple of heaven beijing di musim dingin
akses masuk dan keluar dari south gate
temple of heaven beijing musim dingin
harus terima kalau difotoin, miring kabeh! hehe... 

Selamat Berkunjung!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK