Mengingat Kenangan di Masalalu (Coffee, Duren Sawit) yang Pahit Manis Rasanya!

Maret 30, 2018

masalalu coffee

Seneng banget ada kafe kopi baru di daerah Duren Sawit, terlebih lagi karena jaraknya yang lumayan dekat dari rumah dan juga dekat dari kantor nyokap. Jadi ketika weekend dan disuruh antar jemput nyokap, bisa sembari kerja menunggu di sini, namanya Masalalu Coffee, iya MASALALU! Hahahaha….

Lokasinya berada di Jalan Rawa Domba No. 47A Duren Sawit, Jakarta Timur. Kalau weekday bukanya mulai jam 07:30 – 21:30 dan tapi kalau weekend buka mulai jam 10:00 – 22:00. Gue ke sini di hari Minggu pagi yang kebetulan masih sepi dan belum banyak orang. Kebetulan lagi karena memang kafe kopi ini baru buka di tanggal 10 Maret 2018 dan akan mengadakan soft opening di hari Sabtu, 31 April 2018 jam 2 siang (katanya ada diskon 30%, dateng tuh!). Hal itu juga yang membuat Masalalu Coffee ini belum mempunyai papan plang yang terlihat dari pinggir jalan (sempet ngobrol sama salah satu owner-nya, katanya lagi proses izin). Oke lanjut, Masalalu Coffee ini punya halaman parkir untuk motor dan mobil yang lumayan luas dan setelah memarkirkan kendaraan, kita akan langsung disambut dengan hamparan (cieelah hamparan) rumput sintetis berwarna hijau terang, lucu nih konsepnya! Iya, jadi ketika sore atau malam hari, kalau mau suasana yang lebih asyik ngobrol sama temen-temen, yaudah lesehan aja minum kopi sambil makan di sini. Tapi nggak mungkin lah ya pas siang terik atau hujan badai.

masalalu coffee duren sawit

Tapi tenang, Masalalu Coffee tetap punya ruangan indoor yang ber-AC yang lagi-lagi areanya lumayan luas. Di dalam ada 3 area tempak duduk yang bisa dipilih, pertama berada di tengah yang biasanya di sana diputar layar tancap, haha, iya beneran ini. Kedua di bagian ujung belakang yang mungkin cocok kalau lo dateng sama banyak temen dan ketiga adalah di area depan. Area depan ini yang gue tempati saat itu dan cocok banget kalau emang mau sekedar baca buku, buka laptop buat ngetik kerjaan di sini, posisinya menghadap area lahan rumput sintetis di depan. 

masalalu coffee di duren sawit
simpel banget konsepnya
masalalu coffee jakarta timur
warna turquoise temboknya cantik
kopi masalalu duren sawit
ada buku-buku bacaan juga di sini
kopi masalalu di duren sawit
kasir dan tempat meracik kopi di sini (itu tu macbook-nya di pojok kanan)
kopi masalalu
ngetik asyik di masalalu
Nah ketika gue udah duduk dan mau meminta buku menu, ternyata mereka nggak punya buku menu! Lah terus? Menunya ada di Macbook! Wait what?! Hahaha… Iya, list menunya ada di sana. Setelah memesan apa yang kita mau, kita bebas pilih mau bayar terakhir atau bayar duluan. Gue saat itu bayar duluan aja dan lagi-lagi ada yang bikin "waw" di Masalalu Coffee ini yaitu nota/kuitansi-nya dikirim lewat email! Iya, canggih kan! Jadi, konsep dari Masalalu Coffee ini adalah paperless, jadi mengurangi seminimal mungkin penggunaan kertas. Begitu juga dengan tisu yang akan dibagikan saat pesanan diantarkan ke meja, bukan tisu yang ditaruh di masing-masing meja dan kita bisa ambil seenaknya.

konsep paperless masalalu coffee
masih diskon 10% lumayan lah
Di Masalalu Coffee gue pesan yang namanya Kopi Masalalu dan Mister Gepeng. Rasa penasaran udah ada di pikiran pastinya. Apa itu kopi masalalu? Apa itu mister gepeng? Gue jelasin mulai dari Kopi Masalalu dulu ya, ini adalah kopi hitam (bisa pilih arabika atau robusta). Gue pilih Arabica karena setahu gue kadar kafeinnya lebih rendah dan punya rasa yang lebih pahit daripada Robusta. Pas gue dijelasin apa itu Kopi Masalalu gue pikir itu kopi hitam murni dengan sedikit gula, tapi ternyata setelah sampai dan gue cobain kopinya, di sana ada campuran cream-nya. Okelah nggak terlalu masalah buat gue, tapi yang jadi sedikit masalah adalah kopinya nggak terlalu panas, malah cenderung hangat. (tapi gue rasa setelahnya nggak kok, karena owner-nya bilang langsung sama gue kalau nanti dalam waktu dekat akan ada barista dari Aussie yang akan bekerja di Masalalu Coffee ini), wow that's something good, right?

kopi di masalalu
kopinya enak, panasin dikit lagi ya mas (kalau yang punya baca review ini)
Nah, yang kedua adalah makanannya yaitu Mister Gepeng. Rasa penasaran gue juga lah yang membuat salah satu menu di Masalalu Coffee ini terbeli. Jadi ini adalah roti panggang yang tekstur rotinya itu mirip roti yang ada di pinggiran Zuppa Soup, tau kan? Nah di dalam roti ini ada isinya mulai dari mozzarella cheese, potongan beef sausage, dan semacam cream gurih (sepertinya berkaldu tapi gue nggak ngerti ini apa). Rasanya? enak! Semuanya terasa pas, nggak ada yang dominan, rasa kejunya muncul, rasa sosisnya muncul, dan rasa krim kaldunya juga muncul). Tapiiiii ada yang semakin membuat rasa dari Mister Gepeng ini enak, yaitu Barbeque Sauce-nya. Maaf nih Masalalu Coffee, saya bolak-balik nuangin BBQ Sauce-nya, enak banget soalnya. Hehe..

makanan di kopi masalalu
nah ini enak si Mister Gepengnya, duh! (sorry btw salah ambil fokusnya)
masalalu kopi
saus barbeque paling cepet habis, enak!
Gue berada di Masalalu Coffee Duren Sawit ini sekitar 2 jam lebih, tentunya nge-blogging dong ya dan gue mintalah password Wi-Fi di sini. Ketika disebutkan password-nya, langsung bikin ngakak setengah mati (kasih tau nggak ya? Pass-nya adalah ******terindah. Hahaahaha.. JadiMasalalu Coffee bolehlah jadi tempat nge-blogging, tempat ngobrol bareng temen, atau tempat menyendiri untuk mengingat MASALALU kamu yang pahit? atau MASALALU kamu yang manis? Haha, di sini cocok tempatnya! Selamat ngopi!

kopi masalalu duren sawit
DIEM-DIEM BAE! NGOPI APA NGOPI! 
Kopi di Masalalu: Rp 18.000 (7 dari 10)
Mister Gepeng: Rp 28.000 (8 dari 10), ditambah BBQ Sauce (9.5 dari 10)

You Might Also Like

1 komentar

  1. nice pplace and nice kuliner review, numpang lapak om www.pemasangan.com

    BalasHapus

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners