Membekunya Danau Kumning di Summer Palace & Si Bapak Tua Dengan Lukisan Huruf Pinyinnya

Mei 31, 2018

istana musim panas beijing


Istana ini dahulunya adalah tempat tinggal para Kaisar Dinasti Qing. Terletak di distrik Haidian, sekitar 15 km dari Beijing, membuat istana kekaisaran ini menjadi tempat kuno yang paling megah di era modern China sekarang ini. Luas keseluruhan dari Summer Palace atau Istana Musim Panas ini sekitar 300 hektar dan memiliki lebih dari 3.000 bangunan. Di tahun 1998, Summer Palace ini ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia dan pernah disebut dengan The Museum of Royal Garden. Ajegile, terbayang nggak megahnya?

Di hari Kamis jam 9 pagi gue sampai di Summer Palace, hari kamis adalah hari yang masih termasuk hari kerja dan belum masuk weekend, tapi ternyata pengunjung yang datang terbilang banyak. Tapi wajar memang karena Summer Palace ini menjadi salah satu destinasi wajib ketika berkunjung ke Beijing, China.

Oh iya, tips dari gue kalau mau ke Summer Palace tapi punya waktu yang nggak banyak kayak gue, sebaiknya beli tiket satuan (tiket masuknya aja) harganya 20 CNY, daripada beli tiket terusan yang selisih harganya jauh lebih mahal. Yah cuma tiket masuk aja? Kan mau lihat-lihat biar puas di Summer Palace ini. Eitss, tunggu dulu, dengan tiket satuan pun kita juga sudah bisa melihat pemandangan-pemandangan yang luar biasa menakjubkan di Summer Palace ini, mulai dari besar bangunan istananya, jajaran pegunungan yang terlihat dari atas istana, sampai melihat Kunming Lake yang membeku di musim dingin. Menurut gue itu sudah cukup kok, tapi ya itu tadi ya, ini khusus untuk yang punya waktu sedikit aja.
pintu masuk summer palace
ini gerbang masuk ke Istana Musim Panas-nya
antrian tiket istana musim panas
ini bagian loket untuk membeli tiket masuknya
beli tiket masuk kumning lake
hari biasa antriannya nggak terlalu ramai
tiket satuan summer palace
beli tiket satuan saja
sungai membeku summer palace
setelah pintu masuk, kita akan bertemu dengan aliran danau kecil yang membeku ini
main ski di summer palace
seru ya main itu, tapi gue takut retak esnya


namanya Houlu Lake
Oh iya, saran dari gue lagi, ketika masuk Summer Palace sebaiknya datang melewati pintu/loket yang dekat dengan Beigongmen Station, kemudian masuk ke dalam, menuruni bukit, sampai tiba di pinggiran Kumning Lake, terakhir keluar melewati exit gate dekat Xiyuan Station (ya jalan kaki sih sebentar, nggak keluar langsung stasiun). Kenapa harus lewat situ keluarnya ki? Iya, karena terlalu jauh jika pulang lagi melalui dari Beigongmen Station, lo harus menaiki bukit dan tangga-tangga istana yang tinggi untuk kembali ke sana, kalau kuat sih monggo, hehe. 

istana megah di beijing
lihat betapa tingginya puncak istana di sana
summer palace pagi hari
pancaran sinar matahari pagi yang membuat suhu udara sedikit lebih hangat
puncak istana musim panas
ini sudah hampir berada di puncak istana
bagian atas summer palace
ini sudah berada di atas istana, pemandangan dari sini juga indah
arsitek bagunan summer palace
sampai detil sekecil ini diperhatikan, itu yang di ujung ada kaisar yang lagi naik naganya, kereeen!
relief budha di summer palace
setiap hal kecil selalu detail dan bikin kagum siapa pun yang melihatnya
Ketika menikmati pemandangan Kunming Lake yang airnya membeku itu, gue sangat tertarik untuk mencoba permainan sepeda yang bergerak di atas esnya. Tapiiiiii, rasa tertarik dan ingin naik itu seketika pudar ketika melihat harganya sewanya, satu sepeda biayanya 100 CNY cui! Alamak, nggak jadi deh, makasih. 

By the way, ketika gue mengamati permukaan air Kunming Lake ini dari pinggirnya, ternyata nggak semua airnya membeku, di bawah lapisan es paling atasnya, masih berbentuk air. Bahkan hebatnya masih ada dan terlihat ikan yang bergerak dengan cantiknya di sana. Nggak bisa terlalu lama gue berada di Summer Palace, terutama di pinggiran Danau Kumningnya, angin yang berhembus siang itu super kencang dan bikin kebas tangan, telinga, apalagi wajah.


dari atas, takjub banget melihat Kumning Lake yang luas ini
emang sih ada matahari, tapi angin yang berhembus tetep dingin cuii!
lihat di bagian kanan bawah, itu ada ikan kecil yang bergerak di bawah lapisan esnya
berasa lagi habis mecahin es batu buat kolak
gue nggak tahu ini penjual apa, sepertinya semacam bakpau atau mochi
pengen banget naik sepeda-sepeda ski-nya
Ketika berjalan menuju pintu keluar, ada hal yang unik yang pertama kalinya gue lihat di Summer Palace ini. Ada seorang bapak tua yang asyik jalan mundur-mundur di bawah pohon rindang di sini. Bapak tua yang sedang menuliskan huruf pinyin di atas permukaan ubin dengan menggunakan air. Wait what, air? Iya sih sepertinya. Jadi, lekukan-lekukan huruf pinyin terlihat indah berkat goresan kuas besar si bapak tua, yang kemudian terlihat cantik di atas ubin tanah berwarna abu, dan kemudian menghilang tidak lama setelahnya. Seperti yang gue ragukan di atas nih, gue nggak tau apakah yang digunakan hanya air biasa atau pakai cairan lain yang nantinya tulisan pinyin itu akan terlihat kembali jika ubin tanah itu basah terkena air. Ada yang tau?

yaudah deh karena mahal, foto-foto aja
ini angin mulai kenceng banget pas foto
nah ini dia yang bikin takjub dan keren banget
waaaawww!
So, Summer Palace atau Istana Musim Panas di Beijing ini memang wajib didatangi ketika jalan-jalan di Beijing. Mungkin kalau benar-benar musim panas, suasananya akan berbeda lagi dengan daun-daun yang lebih rindang dan berwarna hijau. Atau mau pergi pas musim gugur, seru juga kayaknya, daun-daun menguning yang pastinya cantik buat foto-foto. Happy holiday ya!

You Might Also Like

0 komentar

GOOGLE+

FACEBOOK

Member of

ID Corners