Bekasi – Bandung, 157 km Ditempuh Pakai Motor Sendirian. Ngapain?

Februari 07, 2019

bekasi bandung naik motor

Memutuskan pergi ke Bandung pakai motor bukan menjadi hal yang sulit. Tetapi, ketika gue bercerita kepada sejumlah teman, tidak jarang banyak yang kaget karena gue pergi seorang diri bukan konvoi. Apa iya, konvoi beratus-ratus kilometer, banyak dari kalian yang sudah pernah melakukannya. Tetapi, apa iya belum pernah pergi beratus-ratus kilometer sendirian pakai motor?

Buat gue hal ini sudah biasa karena sebelumnya juga pernah melakukannya. Gue pernah pergi rutin setiap 3-6 bulan sekali dari Kota Jogja menuju Kota Purwodadi yang jaraknya sekitar 140-150 km. Pakai motor? Oh ya, jelas. Sendiri? Iya. 

Nggak hanya itu, waktu traveling sendiri di Lombok, gue juga berkeliling sendiri pakai motor, menyusuri jalan raya dari bagian utara Pulau Lombok sampai ke ujung selatannya. Semua baik-baik saja dan terasa menyenangkan.

Semua Serba Pas dan Kebetulan
Nah di hari Sabtu tanggal 2 Februari kemarin, gue memutuskan pergi ke Bandung pakai motor karena ada beberapa hal yang pas dan kebetulan. Awalnya ingin pergi ke Bandung karena di hari Minggu tanggal 3 Februari, ada kondangan di Lembang. Kemudian, didukung oleh momen long-weekend yang membuat gue sedikit malas untuk membawa mobil ke Bandung. Awalnya sempat terpikir akan naik kereta.

Lalu, kebetulannya lagi, adek nomor dua baru masuk kuliah di Bandung dan berencana akan mengirim motor dari Bekasi untuk digunakan di Bandung. Nggak pikir panjang, gue langsung berinisiatif untuk membawa motornya ke Bandung saat itu. Semua serba pas bukan?

Pilihan Rute Menuju Bandung
Memutuskan pergi ke Bandung naik motor, tentunya harus memilih rute mana yang ingin ditempuh. Ada dua opsi rute perjalanan dari Bekasi ke Bandung yang gue lihat sangat nyaman untuk dilalui menggunakan motor. Rutenya adalah:

  • Bekasi – Karawang – Purwakarta – Padalarang – Buah Batu Bandung
  • Bekasi – Jonggol – Cipatat – Padalarang – Buah Batu Bandung
Ada dua perbedaan besar dari kedua rute ini. Pada pilihan pertama rutenya akan melewati jalan raya besar yang ramai dengan hiruk pikuk kendaraan mulai dari motor, mobil, bis, dan bahkan truk kontainer. Sedangkan pilihan kedua, rutenya melewati jalur pegunungan dengan medan yang naik turun dan suasananya cenderung lebih sepi.


rute ke bandung naik motor
jalur hijau adalah yang gue lewati, sampai akhirnya lewat jalur biru sesuai arahan peta
Kedua pilihan rute tersebut punya kelebihannya masing-masing. Kalau lewat rute pertama, kita nggak akan cepat bosan dan mengantuk, karena berkendara di sini membutuhkan konsentrasi tinggi. Sedangkan jika melewati rute kedua, kita bisa melihat pemandangan pegunungan yang indah, namun dengan konsekuensi lebih cepat bosan dan mengantuk karena sepi.

Dengan segala pertimbangan yang dipikirkan matang-matang, gue pergi ke Bandung naik motor memilih rute pertama, namun melewati jalan pinggir Kalimalang dan baru bertemu jalan besar di Karawang Timur, kemudian Purwakarta, Padalarang, dan sampai di Buah Batu.

Memulai - Mengakhiri Perjalanan
Niat awal, akan pergi di hari Sabtu setelah solat subuh sekitar jam 5 pagi dan dengan target sampai di Buah Batu Bandung sekitar jam 1 siang.

Rencana hanyalah rencana, apa daya, ternyata setelah solat Subuh badan terasa belum berenergi untuk beranjak pergi. Memutuskan tidur lagi setelah solat dan terbangun sekitar jam setengah 7 pagi. 

Jadi, pada pukul 7 pagi gue berangkat dari rumah di Bekasi. 50 km pertama ditempuh dengan menyusuri jalan di pinggir Kalimalang. Suasananya cenderung sepi dengan lebar jalan yang nggak besar alias sempit. Asyik, karena nggak banyak kendaraan apalagi bus dan truk besar, tapi yang bikin males lewat sini adalah di beberapa titik masih banyak jalan yang rusak.
rute bekasi bandung pakai motor
Kota Bekasi tercinta
Selepas dari jalan di pinggir Kalimalang, gue kemudian berkendara melewati jalan raya besar menuju Cikampek dan kemudian lanjut melewati Kota Purwakarta yang ramai. Setelah melewati Kota Purwakarta, medan jalan berubah berkelak-kelok dan naik turun saat menuju Padalarang. Suasana jalan raya yang kembali sepi membuat gue sedikit memacu kendaraan lebih kencang saat itu.

bekasi bandung pakai motor
Kota Purwakarta, lurus terus bakal lewat Sate Maranggi, pengen.
Tepat waktu Dzuhur sampai di Padalarang, jadinya memutuskan untuk mampir solat dulu di Masjid Al-Irsyad Satya di Kota Baru Parahyangan. Setelah solat ditunaikan, perjalanan dari Padalarang menuju Buah Batu di Bandung terasa melelahkan. Melewati Kota Cimahi yang sangat padat sehingga sering tersendat karena kemacetan yang semrawut dengan panas terik yang membakar siang itu.

masjid al-irsyad satya
masjid rancangannya Kang Emil
masjid al-irsyad satya kota baru parahyangan
tiang-tiang lampu di atas ada tulisan arab Asmaul-Husna
al-irsyad satya kota baru parahyangan
bagian imam-nya menjorok ke luar dan dikelilingi ikan koi. indah.
siang hari di Padalarang, terik banget
Setelah masuk ke Kota Bandung, perjuangan belum usai, melewati Jalan Raya Soekarno-Hatta yang terkenal dengan lampu merahnya yang super lama, membuat antrean panjang kendaraan roda empat dan roda dua pun mengular bukan main. Badan terasa lelah, sampai di kos adek sekitar jam 2 siang dan langsung terkapar tidak berdaya.

Kesimpulannya
Perjalanan dari Kota Bekasi ke Kota Bandung membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam berkendara menggunakan motor dengan kecepatan rata-rata 60-80 km/jam. Tetapi, waktu tempuh memang tergantung dari kecepatan kendaraan dan rute yang dilewati. 

Berangkat dari rumah di Bekasi dengan kondisi tangki motor terisi penuh dengan biaya Rp30.000 untuk pengisian Pertamax sekitar 3.5-liter dan hebatnya, motor sama sekali nggak minta diisi bensin lagi ketika sudah sampai di Kota Bandung. Mantap!

Jadi, naik motor sendiri ke Bandung, asyik-asyik aja kok, walaupun butuh fisik yang kuat karena perlu energi dan konsentrasi penuh selama berkendara. Selamat bepergian!

You Might Also Like

0 komentar

FACEBOOK

Member of

ID Corners