Skip to main content

Penantian 10 Tahun Menonton Ramayana Ballet Prambanan

ramayana ballet prambanan

Kuliah di Jogja selama kurun waktu 4 tahun hanya bisa menyimpan keinginan yang dalam untuk pergi menonton Ramayana Ballet di Kawasan Candi Prambanan. 

Alasannya bukan karena jauh atau males, tetapi nggak lain nggak bukan karena harga tiketnya terbilang mahal untuk mahasiswa, apalagi yang sedang merantau.

Harga tiket termurah Ramayana Ballet Prambanan memang cuma Rp50.000, tapi itu harga khusus untuk pelajar sekolah, bukan mahasiswa. Sedangkan, harga tiket di atasnya lagi ada di angka Rp125.000, Rp200.000, Rp300.000, dan Rp400.000.

Nggak mungkin banget kan gez anak kuliahan tahun 2009-an dengan uang saku dari orangtua yang terbatas, terus merelakan beli tiket beginian. 

Kesampaian di 10 Tahun Setelahnya (2019)

Sampai pada akhirnya, di bulan Juli 2019, tepat 10 tahun setelahnya, gue memutuskan menonton Ramayana Ballet Prambanan ketika pergi liburan ke Jogja. 


lokasi ramayana ballet prambanan
ini poster besar yang terlihat di halaman area pementasan
Mumpung lagi ada duit, gue nonton Ramayana Ballet Prambanan dengan memesan tiket Special Seat seharga Rp300.000 per orangnya.

Lokasinya yang Sedikit Membuat Gue Bingung

Siang harinya gue jalan-jalan terlebih dahulu ke Candi Prambanan untuk yang ketiga kalinya. Tapi di situ gue masih bingung karena pertanyaan besar ada pikiran, di mana letak dari pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan?

Ternyata setelah dicari tahu, lokasi pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan berada di luar area tiket wisata Candi Prambanan, walaupun masih dalam satu area Kawasan Candi Prambanan. 

Kalau dari arah Kota Jogja, ketika lo udah sampai di Jalan Kalasan, pelan-pelan aja gak usah ngebut, karena harus belok ke kiri, tepatnya sebelum Jembatan Kali Opak.

ramayana ballet prambanan
sebelum pementasan, ada spot foto bareng Hanoman dan Shinta 
ramayana ballet prambanan
ketika memasuki area pementasan, kita bakal ditemani dengan alunan suara gamelan yang sangat merduuuu...
ramayana ballet prambanan
masih menunggu seat-nya terisi oleh yang membeli tiket
Ketika udah belok, lo bakal langsung ngeh kalau area pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan berada di sisi kanan jalan. Udah ada tandanya dan pasti akan langsung terlihat keramaian ketika datang sekitar jam 7 malam, karena pertunjukan dimulai pada pukul 19:30 WIB.

Saran gue jangan telat, karena sayang banget melewatkan sedikit pun pementasan Ramayana Ballet Prambanan. Semua adegan sangat worth it dan nggak membosankan untuk ditonton. 

Berapa Harga Tiketnya, Ki? 

Tadi di awal gue bilang, kalau gue beli tiket special seat seharga Rp300.000 per orangnya ya. 

Nah, denagn membeli tiket di kelas ini, kita akan mendapatkan kupon softdrink yang diambil sendiri di kafe kecil yang nggak jauh dari area panggung pementasan. Ada berbagai minuman yang bisa dipilih sendiri di chiller, atau bisa juga memesan teh atau kopi panas.


kelas khusus ramayana ballet prambanan
kelas khusus Ramayana Ballet Prambanan
kelas khusus ramayana ballet prambanan
mayaaan, hehe...
Posisi duduk special seat berada sejajar dengan panggung, tetapi di undakan area belakang, karena di depan adalah area kelas VIP yang tiketnya Rp400.000 per orangnya. 

Bagi gue, special seat udah cukup, yang penting bagi gue posisi nontonnya nggak miring atau serong. Itulah mengapa gue memilih kelas ini, daripada 2 kelas di bawahnya. 

Ekspektasi Gue Salah Besar!

Awalnya mengira kalau gue mungkin bakalan ngantuk melihat dan menyaksikan pementasan seperti ini. Tetapi ternyata dugaan itu salah, gue justru melek semelek-meleknya menonton kerennya pertunjukkan Ramayana Ballet Prambanan ini.

Alur ceritanya mudah dipahami setiap orang, bahkan bagi yang belum tahu cerita Rama dan Shinta sekalipun. Ada penjelasan ceritanya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di samping panggung kalau memang kebingungan dengan ceritanya.

kelas khusus ramayana ballet prambanan


kelas khusus ramayana ballet prambanan


kelas khusus ramayana ballet prambanan

Seluruh adegan pementasan Ramayana Ballet Prambanan berlangsung sekitar 2 jam (19:30 – 21:30) yang dimainkan dan dipertontonkan secara apik. Apalagi selalu diselingi guyonan dan candaan yang bikin penonton tertawa sekaligus menghilangkan rasa bosan. Nice!

Pementasan cerita Rama dan Shinta, diakhiri dengan kobaran api membara dengan latar Candi Prambanan yang indah di malam hari. Pementasan pun ditutup dengan tepuk tangan para penonton dan penonton diberi kesempatan naik ke panggung untuk berfoto dengan para pemainnya.



kelas khusus ramayana ballet prambanan
Hanoman sang penyelamat!

Kesimpulannya

Sejauh ini, Ramayana Ballet Prambanan berhasil memikat hati gue untuk selalu ada alasan mencintai Jogja dan budayanya. I love you, Jogja!

Oh iya, kalau yang mau nonton, jangan lupa buka situs resminya dulu ya untuk informasi harga tiket yang lebih lengkap dan juga pemilihan lokasinya di dalam ruangan atau luar ruangan (pengaruh dari musim hujan atau tidaknya).

Selamat menonton!

Comments

Popular posts from this blog

Buat Yang Mau Backpackeran ke Malaysia, Ini Kartu SIM Terbaiknya!

Sebelum pergi ke Malaysia gue berpatokan dengan banyak blog yang menyarankan buat pilih SIM Card dari provider Digi, yang identik dengan warna kuning dan (katanya) jadi provider telekomunikasi paling besar di Malaysia.
Patokan harga untuk membeli kartu SIM pun berasal dari blog-blog tersebut, yang membuat gue harus menyiapkan uang 30 MYR untuk membeli SIM Card di bandara. Emang bener sih, pas turun dari pesawat dan menuju terminal kedatangan di sana ada 2 booth provider SIM Malaysia yang letaknya bersebelahan.
Satu booth berwarna kuning dari operator Digi yang saat itu ramai banget antriannya dan satu lagi booth serba merah dari operator Hotlink yang sepi nggak ada pembelinya. Gue nggak langsung memutuskan untuk membeli kartu Digi begitu aja, karena gue lihat  kartu Digi untuk kuota 3 GB dijual seharga 35 MYR, sedangkan Hotlink dengan kuota yang sama hanya 30 MYR.
Yaudah, awalnya sih gue mikir membeli harga termurah aja, tapi ternyata keuntungan yang gue dapatkan dari kartu Holtlink ini …

Bekasi – Bandung, 157 km Ditempuh Pakai Motor Sendirian. Ngapain?

Memutuskan pergi ke Bandung pakai motor bukan menjadi hal yang sulit. Tetapi, ketika gue bercerita kepada sejumlah teman, tidak jarang banyak yang kaget karena gue pergi seorang diri bukan konvoi. Apa iya, konvoi beratus-ratus kilometer, banyak dari kalian yang sudah pernah melakukannya. Tetapi, apa iya belum pernah pergi beratus-ratus kilometer sendirian pakai motor?
Buat gue hal ini sudah biasa karena sebelumnya juga pernah melakukannya. Gue pernah pergi rutin setiap 3-6 bulan sekali dari Kota Jogja menuju Kota Purwodadi yang jaraknya sekitar 140-150 km. Pakai motor? Oh ya, jelas. Sendiri? Iya. 

Nggak hanya itu, waktu traveling sendiri di Lombok, gue juga berkeliling sendiri pakai motor, menyusuri jalan raya dari bagian utara Pulau Lombok sampai ke ujung selatannya. Semua baik-baik saja dan terasa menyenangkan.
Semua Serba Pas dan Kebetulan Nah di hari Sabtu tanggal 2 Februari kemarin, gue memutuskan pergi ke Bandung pakai motor karena ada beberapa hal yang pas dan kebetulan. Awalnya in…

Hari Kedua Menuju PENANG: Paniiik...Paniiik...!! Takuuut....Takuuut....!! Bleneeek...Bleneeek...!!

Hari Kedua, 20 April 2017
Gue bangun sekitar jam setengah 7 pagi, gegoleran sebentar, mengumpulkan nyawa, dan mandi. Pas keluar kamar lihat dari jendela, loh kok...loh kok...? Muasiiiih gelap bangeeet langitnya (bingung), mending gelapnya langit itu ada samar-samar warna birunya, tapi ini nggak beneran masih hitam pekat seperti masih jam 2 malam. Kyaaaa…. Aneh ya, (norak lu ki! gimana mau ke Eropa). Tapi nggak biasa eh, bahkan sampai jam 7 gue habis mandi pun masih gelap dan baru ada cahaya di langit itu sekitar jam setengah 8 (what!).
Iya jam setengah 8, di mana gue ribet sendiri mau check-out dari penginapan. Lah kenapa? Iya, ternyata receptionist-nya nggak 24 jam, jadi ruangannya masih gelap dan gue “tang-ting-tung-tang-ting-tung” pakai lonceng yang ada mejanya nggak ada yang merespon sama sekali. Mikir bingung sendiri (nggak mungkin gue tunggu sampai siang) dan memutuskan menggantung kunci di pintu kamarnya aja. Naik lagi ke lantai 2, turun lagi ke lantai dasar buat keluar, tapi ter…